Suara.com - Hari bahagia kakak Fuji, Frans Faisal, tinggal menghitung jam. Usai melamar Indah Tri Pertiwi pada awal Desember 2024, kini Frans siap mengucapkan ijab kabul dalam waktu dekat.
Tak heran jika Fuji dan keluarga juga ikut melakukan fitting pakaian. Fuji bersama sang sahabat, Violenzia Jeanette, terlihat kompak menggunakan busana rancangan Asky Febrianti.
Baru-baru ini hasil fitting Fuji terungkap di media sosial. Dilihat di tayangan akun TikTok @/memell_basyar, Fuji tampak memakai kebaya langan panjang dengan kerah V yang cukup lebar berwarna keemasan.
Alur berwarna merah tampak menghiasi bagian samping busana dan mengikuti lekuk tubuh ramping Fuji. Payet merah itu juga kembali dijumpai di bagian bawah kebayanya, sementara kain songket berwarna oranye kemerahan menjadi bawahannya.
Fuji tampak memakai korset sewarna kulit di dalam busananya. Bagian leher dan punggungnya yang tak tertutup payet tampak dilapisi dengan bahan tile tipis sehingga memunculkan kesan transparan.
Namun sayangnya busana cantik Fuji ini juga dikritik warganet, termasuk karena dianggap terlalu heboh sampai menyaingi pengantin.
"Serius baju fuji yang itu, apa ga kehebohan ngalahin pengantinnya," komentar warganet. "Berasa kaya Fuji yang mau nikahan," tulis warganet. "Lebih suka yang pas lamaran lebih simpel anggun," imbuh yang lainnya.
Meski begitu, beberapa warganet mengungkit juga budaya yang berlaku di Suku Minang, yakni memadukan warna merah dan emas seperti busana yang Fuji kenakan.
Lantas apa makna dari warna emas dan merah di Minang?
Baca Juga: Kepedean? Fuji Salah Kira Diambilkan Minum oleh Ajudan Verrell Bramasta, Endingnya Dikasihani
Mengutip Minangsatu, warna merah dan emas sangat awam digunakan di hiasan Rumah Gadang karena sarat akan simbolisme budaya Minangkabau.
"Warna-warna ini tidak hanya mempercantik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai luhur dan filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau," lanjutnya.
Dalam budaya Minangkabau, warna merah adalah simbol keberanian, perjuangan, dan ketahanan dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam konteks lebih luas, warna merah menunjukkan optimisme dan semangat hidup yang dinamis.
Sedangkan warna emas adalah simbol kebijaksanaan, keagungan, dan kemewahan. Dalam budaya Minangkabau, emas sering dikaitkan dengan status sosial yang tinggi, kehormatan, serta penghormatan terhdap adat dan leluhur.
Emas juga menunjukkan nilai kearifan dan keadilan, sekaligus mengingatkan akan kekayaan budaya dan spiritual yang menjadi identitas Minangkabau.
Kombinasi kedua warna ini menciptakan harmoni yang filosofis dan indah, sekaligus menunjukkan prinsip keseimbangan di mana keberanian dan kebijaksanaan harus selaras berpadu.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
5 Rekomendasi Sunscreen yang Tidak Perih di Mata dengan Formula Terbaik
-
5 Tips Meredakan Nyeri Asam Lambung Usai Kebanyakan Makan Opor
-
10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
-
Profil Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Kandidat Kuat Kepala BAIS TNI
-
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal dan Syaratnya
-
Tak Sekadar Berbagi, Ini Upaya Agar Kegiatan Sosial Punya Dampak Berkelanjutan
-
5 Keutamaan Puasa Syawal 6 hari dan Maanfaatnya Bagi Umat Islam
-
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Cepat Pegal
-
Rekam Jejak Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang Mundur Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Peeling Wajah? Ini 3 Produk yang Aman buat Pemula