Suara.com - Terkenal karena menjual makanan dengan harga fantastis, Ci Mehong kembali mencuri perhatian netizen usai ulasan kontroversial dari Tasyi Athasyia mengenai produknya viral di media sosial. Tak sedikit warganet mempertanyakan, Ci Mehong jualan dimana?
Sebelumnya, dalam video yang diunggah di YouTube Tasyi Athasyia, ia mengulas beberapa lapis legit serta Bika Ambon yang viral di TikTok. Kedua makanan itu diketahui berasal dari PIK Baking House, toko roti milik Ci Mehong. Namun, saat kemasan dibuka, Tasyi dan timnya menyebut telah menemukan dua kutu di dalam Bika Ambon yang dibelinya.
Review dari Tasyi Athasyia itu langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak warganet yang mempertanyakan standar kebersihan dan kualitas produk dari toko Ci Mehong. Akan tetapi, tak lama setelah video itu viral dan banyak dikomentari, Ci Mehong lantas memberi klarifikasi dan membantah adanya kutu dalam produk makanannya itu.
Lantas siapakah Ci Mehong itu dan dimana ia berjualan? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Profil Ci Mehong
Tjie Nofia Handayani Siu Fung atau akrab disapa Ci Mehong merupakan sosok pengusaha yang banyak mencuri perhatian publik dengan produk-produk premium yang dijualnya dan kerap viral di media sosial. Perempuan asal Aceh itu diketahui mengelola berbagai bisnis di sektor kuliner, properti, hingga ritel. Tak hanya itu, ia juga mengelola PIK Baking House yang terkenal di Pantai Indah Kapuk dan Cipete, serta usaha katering bernama @catering.pbh.
Di balik kesuksesannya, penguhasa yang kini berusia 54 tahun tersebut adalah seorang single parent yang membesarkan empat anak. Ia telah kehilangan suaminya akibat penyakit stroke.
Tak hanya sebagai pebisnis, Ci Mehong juga sempat terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Perindo untuk Dapil DKI Jakarta III pada Pemilu 2024 lalu. Namun sayangnya, langkahnya untuk menjadi wakil rakyat ternyata belum berhasil.
Bisnis dan Kontroversi Ci Mehong
Sebelum namanya kembali viral berkat review dari Tasyi Athasyia mengenak produknya, Ci Mehong sudah lebih dulu mencuri perhatian publik lantaran dikenal sebagai pengusaha dengan bisnis yang penuh kontroversi.
Salah satu usaha Ci Mehong yang paling banyak diperbincangkan adalah tanah makam yang ia jual di pemakaman elit. Kala itu, ia pernah menawarkan lahan makam dengan harga diskon. Akan tetapi, tanah makam itu rupanya hanya ditujukan untuk pembeli yang beragama Kristen saja.
Baca Juga: Senasib Tasyi Athasyia Disemprot Ci Mehong, Shely Che Beri Pesan Menohok
Tak sampai di situ, Ci Mehong juga menciptakan sensasi baru karena sempat menjual buah Gomu Gomu yang terinspirasi dari anime One Piece. Yang menjadi kontroversi di kalangan penggemar adalah ia menjual makanan itu dengan harga yang selangit.
Dalam bisnis kuliner, PIK Baking House milik Ci Mehong terkenal dengan produk-produk premium seperti lapis legit dan Bika Ambon. Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang selangit, hingga menjadikannya bahan perbincangan di media sosial.
Lokasi Jualan Ci Mehong
Melansir dari berbagai sumber, Ci Mehong berjualan di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Selain itu, ia juga berjualan secara daring melalui toko online miliknya, bernama Pikbakinghouse, dan melalui Tokopedia.
Kontroversi Bika Ambon Ci Mehong
Kini sosok Ci Mehong kembali viral usai Tasyi Athasyia mengunggah video review Bika Ambon dari PIK Baking House. Dalam video yang belakngan viral itu, Tasyi dan timnya mengaku menemukan dua kutu di dalam kue sebelum ia sempat mencicipinya.
Setelah itu, ia sempat menghubungi pihak PIK Baking House untuk memberi klarifikasi. Sayangnya ia mendapat jawaban kurang memuaskan. Pihak toko roti milik Ci Mehong mengungkapkan bahwa temuan Tasyi tersebut adalah koran gosong.
Namun, usai m Tasyi menanyakan lebih lanjut, pihak toko tidak lagi memberikan tanggapan. Hal tersebut lantas membuat netizen ramai mananyakan standar kebersihan dari produk yang dijual di toko Ci Mehong itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim