Suara.com - Masjid Universitas Gadjah Mada menghadirkan sejumlah agenda kajian di bulan Ramadan, baik yang digelar sebelum jam buka puasa, maupun sebelum atau setelah pelaksanaan salat tarawih.
Pembicara-pembicara hebat telah dijadwalkan untuk mengisi kegiatan tersebut, bahkan tidak sedikit yang didatangkan dari luar DI Yogyakarta.
"Pembicara tarawih selama bulan Ramadan di Masjid Kampus UGM sudah keluar listnya. Selamat kuliah 4 SKS," cuit akun X @/UGM_FESS dan melampirkan tabel jadwalnya, seperti dikutip pada Rabu (19/2/2025).
Tidak main-main, para pembicara yang dihadirkan itu sudah sekaligus memaparkan tema yang akan disampaikan. Sejumlah tokoh nasional terpantau hadir di agenda ini.
Misalnya saja eks Cawapres 2024-2029 Mahfud MD yang juga seorang alumni UGM, sedianya akan mengisi Ramadan Public Lecture sebelum atau sesudah tarawih pada Sabtu (1/3/2025) dengan tema "Ketimpangan Hukum dalam Perspektif Kelas: Analisis Politik Hukum terhadap Penegakan Hukum bagi Masyarakat".
Wakil Menkomdigi Nezar Patria juga dijadwalkan mengisi agenda yang sama pada Minggu (2/3/2025), lalu Anies Baswedan juga pada hari Senin (3/3/2025) dengan tema "Apakah Pembangunan Infrastruktur Pendidikan dapat Meningkatkan Kualitas Manusia Indonesia?".
Ganjar Pranowo juga dijadwalkan mengisi agenda yang sama pada Rabu (5/3/2025), di mana tema yang diangkat adalah "Langkah Strategis Peningkatan Kemandirian Daerah untuk Mendorong Pemerataan Ekonomi", sementara Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan pada hari Kamis (6/3/2025).
Selain itu, pemerhati anak Seto Mulyadi dijadwalkan mengisi kajian sebelum jam buka puasa pada Selasa (4/5/2025), dan Wamenkeu Anggito Abimanyu yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM akan mengisi agenda serupa pada Sabtu (8/3/2025).
Beredarnya jadwal ini pun disambut positif oleh warganet. Tak sedikit yang mencari tautan live streaming sampai mempertanyakan bagaimana cara menghadiri kajian dan kuliah umum tersebut.
Baca Juga: Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan 1446 H di 125 Titik
Namun beberapa warganet juga terpantau mempertanyakan ketiadaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam daftar tersebut. Sebagai alumni UGM, Jokowi memang terhitung jarang menghadiri agenda di kampus almamaternya sebagaimana banyak rekan sejawatnya.
"Kok gaada jokowi," komentar warganet. "Mantan presiden yang lulusan UGM kok gaada?" tanya warganet lain. "Jokowi padahal longgar. Mbok ya dijadikan salah satu pemateri," timpal yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian