Suara.com - Puasa Ramadan 2025 tinggal menghitung hari. Di bulan suci ini, umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Menjelang Ramadan 2025, persiapan barang-barang praktis akan memudahkan aktivitas ibadah dan keseharian. Berikut rekomendasi barang wajib dibeli berdasarkan kebutuhan:
Perlengkapan Ibadah dan Spiritual
- Sajadah dan Al-Qur'an portabel untuk memudahkan ibadah di mana saja.
- Jam alarm digital dengan pengingat waktu sholat dan sahur.
- Buku catatan ibadah untuk mencatat target tilawah, doa, atau hutang puasa.
Kebutuhan Dapur dan Makanan
Makanan pokok
- Beras merah (karbohidrat kompleks).
- Kurma, buah-buahan segar, dan sayuran.
- Minyak goreng dan bumbu dapur.
Peralatan masak praktis
- Panci elektrik multifungsi untuk memasak cepat.
- Set toples kaca (Gia Glass Jar) penyimpan makanan anti-bau.
- Teko penyaring teh/minuman hangat.
Perlengkapan Rumah Tangga
- Dekorasi islami seperti Canvas Print Set Religy untuk menciptakan atmosfer khusyuk.
- Meja makan besar yang memfasilitasi kebersamaan saat buka/sahur.
- Botol thermos stainless steel untuk menjaga suhu air minum selama beraktivitas.
Transaksi Digital
- Top up e-wallet (GoPay/Dana/OVO) via aplikasi perbankan (contoh: SimobiPlus) untuk belanja online, bayar zakat, atau sedekah tanpa ribet.
Tips Prioritas Belanja
- Fokus pada kebutuhan primer seperti makanan sehat dan alat ibadah mengingat tren masyarakat kini lebih selektif.
- Manfaatkan promo diskon untuk pembelian perlengkapan rumah tangga esensial seperti set panci (Lanford Cookware) atau peralatan penyimpanan.
Dengan menyiapkan barang-barang ini, aktivitas Ramadan akan lebih terorganisir, hemat waktu, dan mendukung ibadah yang lebih optimal.
Berita Terkait
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan