Suara.com - Hibisc Fantasy Puncak yang menjadi tujuan wisata primadona bagi masyarakat Bogor kini harus ditutup atas komando Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor.
Adapun salah satu daya tarik dari taman tersebut adalah tiketnya yang tak menguras kantong.
Harga tiket masuk Hibisc Fantasy Puncak terbilang ramah untuk dompet dan sudah mendapat berbagai fasilitas hiburan.
Sayangnya, taman yang mengusung tema dunia fantasi itu dibongkar lantaran dinilai sebagai penyebab banjir, sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kepada wartawan, dikutip pada Jumat (7/3/2025).
Dedi menegaskan bahwa taman tersebut dibangun di atas lahan alih fungsi hutan dan kebun teh yang menjadi area resapan untuk air hujan.
Lantas, berapa tiket masuk Hibisc Fantasy Puncak dan apa saja fasilitas yang ditawarkan?
Murah meriah dan bisa naik berbagai wahana
Hibisc Fantasy Puncak menawarkan dua macam tiket, yakni tiket reguler dan tiket terusan.
Pengunjung yang membeli tiket reguler bisa masuk ke taman dan mengakses berbagai spot foto yang estetik seperti bangunan kastil hingga taman bunga.
Baca Juga: 4 Tempat Wisata Gratis di Bandung: Seru Tanpa Harus Keluar Banyak Uang
Adapun untuk membeli tiket reguler, pengunjung hanya cukup membayar biaya sebesar Rp40 ribu untuk hari-hari biasa yakni Senin sampai Jumat. Tiket reguler dibanderol dengan harga Rp50 ribu bagi pengunjung yang datang di akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu.
Seperti yang disinggung sebelumnya, tiket reguler hanya mencakup tiket masuk taman dan beberapa spot foto. Pengunjung yang ingin menaiki wahana bisa membeli tiket terusan seharga Rp70 ribu di hari biasa dan Rp80 ribu di akhir pekan.
Harga tiket akhir pekan juga berlaku di hari-hari libur nasional dan tanggal merah.
Pengunjung yang telah membeli tiket terusan bisa menaiki 15 wahana yang mencakup Istana Angker, Taman Kelinci, Playground, Trampolin, Istana Balon, Kolam Renang Hibisc Fantasy Puncak, dan masih banyak lagi.
Ada pula berbagai wahana lainnya yang menjadi pilihan para pengunjung seperti arena mobil Go Kart yang memacu adrenalin.
Hibisc Fantasy Puncak juga menawarkan beberapa gerai makanan seperti food court dengan harga terpisah dari tiket masuk. Menu makanan di food court dibanderol dengan harga mulai dari Rp15 ribu dan menawarkan berbagai variasi hidangan.
Tak berhenti di situ, Hibisc Fantasy Puncak juga kerap menawarkan berbagai promo seperti tiket gratis bagi pelajar yang bersekolah di Kabupaten Bogor, mulai dari PAUD, TK, SD, sekolah yayasan, hingga pesantren.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun