Suara.com - Tak hanya prestasi di lapangan, Megawati Hangestri, salah satu punggawa klub voli Red Sparks juga ramai dibicarakan lantaran cara pakai hijab sport yang terlihat nyaman dan tidak mudah lepas.
Maklum, Megawati adalah pemain pertama dalam sejarah Liga Voli Korea Selatan yang pakai hijab. Meskipun berkerudung, penampilan Megawati tak kalah militan dengan pemain lainnya.
“Megawati Hangestri yang mengenakan seragam Red Sparks di kuarter Asia pada musim lalu menarik perhatian besar karena menjadi pemain V-league pertama yang berhijab,” tulis STN Sports, salah satu media di Korea Selatan.
Keberaniannya tersebut seolah menunjukkan masyarakat Korea bahwa hijab tidak menghalangi performanya di lapangan. Salah satu buktinya adalah bagaimana kerja sama Mega dan tim berhasil membawa Red Sparks lolos babak playoff di V-League setelah tujuh tahun absen.
Apakah Anda tertarik tampil seperti Mega di lapangan? Berikut adalah adalah cara pakai hijab sport agar tetap nyaman seperti Megawati.
Cara Pakai Hijab Sport yang Benar dan Nyaman
Pada dasarnya, setiap jenis olahraga mungkin memiliki gaya hijab nyaman yang berbeda. Karena itu, Anda mungkin perlu melakukan beberapa trial dan error untuk menemukan model dan bahan paling sesuai.
1. Pilih Bahan Polyester Kombinasi
Bila memungkinkan, pilih hijab berbahan polyester yang dilengkapi teknologi dri-FIT agar tetap kering dan nyaman meski berkeringat.
Supaya lebih simple, Anda bisa memilih model hijab yang menyerupai ciput ninja supaya langsung menempel di kepala dna tidak mudah geser.
Baca Juga: Bingung Outfit Bukber? 6 Gaya Non-Hijab Stylish dan Sopan Ini Wajib Dicoba!
2. Pertimbangkan Hijab Instan
Dengan hijab instan, Anda tidak membutuhkan jarum atau peniti sehingga lebih leluasa digunakan.
Anda juga bisa memilih warna hitam supaya cocok untuk dipadupadankan dengan berbagai warna baju olahraga.
3. Gunakan Fashion Tape
Jika Anda masih ingin memakai hijab segiempat atau bahkan pashmina saat olahraga, pertimbangkan untuk menggunakan fashion tape.
Sesuai namanya, alat ini akan menjaga hijab Anda supaya tidak bergeser sehingga tidak akan mengganggu gerak tubuh saat olahraga.
Berita Terkait
-
Bingung Outfit Bukber? 6 Gaya Non-Hijab Stylish dan Sopan Ini Wajib Dicoba!
-
Harga Hijab Buttonscarves: Dibilang Kemahalan, Kini Owner Jadi Omongan
-
Sosok CEO Buttonscarves Linda Anggrea, Namanya Diduga Terseret Kasus Korupsi Antam
-
Wajah Bulat? Ini Dia Trik Jitu Pilih & Pakai Hijab Sport Agar Lebih Tirus
-
Salah Pilih Bikin Gak Nyaman! Ini 5 Rahasia Pilih Hijab Sport yang Bikin Semangat Olahraga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik