Suara.com - Baim Wong menantang Paula Verhoeven untuk sumpah Alquran untuk menepis tudingan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Diketahui keduanya sedang dalam proses perceraian hingga baru-baru ini muncul tudingan Baim Wong melakukan KDRT terhadap Paula.
"Saya tidak pernah jedotin kepala dia, demi Allah. Saya sempat minta sumpah Al-Qur'an sama dia, Paula sini, ayo sumpah Quran," ucap BaimWong di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan pada Rabu (12/3/2025).
Baim bahkan berani memastikan tidak pernah main tangan selama 5 tahun berumah tangga dengan Paula.
"Gue dulu (bilang sama Paula), sumpah demi Allah aku nggak pernah main tangan sama kamu," tegas Baim menirukan ucapannya pada Paula ketika itu.
"Sumpah demi Allah, 5 tahun sama kamu, aku nggak pernah ngapa-ngapain kamu untuk main tangan atau apa, kamu berani nggak?" sambungnya.
Lantas bolehkah dalam Islam sumpah di atas Al-Qur'an seperti yang ditantang Baim Wong pada Paula Verhoeven? Simak penjelasan berikut ini.
Hukum Islam Soal Sumpah Al-Qur'an
Dalam ajaran Islam, sumpah merupakan tindakan sakral yang mengikat seseorang pada kebenaran. Buya Yahya, seorang pendakwah ternama, menjelaskan bahwa sumpah yang diperbolehkan adalah sumpah dengan nama Allah atau sifat-sifat-Nya.
"Sumpah yang diperkenankan adalah sumpah dengan nama Allah dan sifat-sifat Allah, tidak diperkenankan kita bersumpah dengan selain nama Allah dan sifat-sifat Allah," kata Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV pada Jumat (14/3/2025).
Terkait sumpah menggunakan Al-Qur'an, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Namun sebagian ulama memperbolehkan karena Al-Qur'an termasuk dalam sifat-sifat Allah.
Baca Juga: Baim Wong Lulusan Mana? Dikritik usai Posting Video Anak Nangis Ketemu Paula Verhoeven
"Bersumpah dengan Al-Qur'an sebagian ulama mengatakan tidak ada masalah karena Al-Qur'an termasuk dalam sifat-sifat Allah," sambungnya.
Hanya saja, tradisi meletakkan Al-Qur'an di atas kepala saat bersumpah tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Menurut Buya Yahya, tradisi ini lebih bertujuan untuk memberikan tekanan psikologis pada orang yang bersumpah agar lebih berhati-hati.
"Adapun meletakkan Al-Qur'an di atas kepala nggak tahu dari mana sumbernya, cuma maknanya adalah memberatkan orang yang bersumpah itu," jelasnya.
"Meletakkan Al-Qur'an di atas kepala untuk sumpah bukanlah sesuatu yang terlarang asalkan dia punya wudhu, sumpahnya tetap dengan nama Allah 'Aku tidak melakukan ini...'" sambungnya.
"Al-Qur'an diletakkan di atas kepala untuk memberatkan, makanya sumpah itu kan kadang-kadang di tempat yang berwibawa seperti di masjid setelah salat Ashar," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026