Suara.com - Hijab meleyot diprediksi bakal jadi tren lebaran Idulfitri 2025. Tapi tidak banyak kaum hawa bisa memilih bahan hijab yang tepat untuk menyesuaikan bentuk muka loh.
Saat mengunjungi pameran GlamLocal 2025 di Exhibition Hall Grand Indonesia, Suara.com bertemu dengan Sales Offline dan Event Hijbaeries, Figi yang mengungkap ada 2 bahan untuk hijab meleyot, yaitu babydoll dan tencel.
Ia juga menambahkan hijab meleyot ini memiliki beberapa style, mayoritas yakni hijab instan yang sudah menempel dengan ciput atau dalaman kerudung bersama bahan babydoll.
"Jadi ini tuh, buat yang suka model hijab clean di leher. Hijab instan ini supaya rambut enggak ke luar. Terus nggak ribet pakai pentul ini bisa lebih praktis. Ini bahannya aku campuran dari ciput sama ini babydoll," jelas Figi di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025).
Babydoll adalah jenis kain ceruti yang populer, dikenal dengan teksturnya yang lembut dan jatuh, sering digunakan untuk membuat gamis, khimar, dan jilbab.
Namun sayangnya, kata Figi meski babydoll ini bisa menambah kesan elegan, namun bahannya cukup tipis menerawang, inilah sebabnya lebih baik hijab meleyot dilengkap babydoll dengan dua lapis.
Selanjutnya bahan tencel juga jadi andalan untuk hijab meleyot, karena bisa memberikan kenyamanan dan memberikan sensasi dingin di kepala. Biasanya tencel ini lebih digemari anak muda karena memberikan kesan minimalis.
Bahan Tencel adalah serat kain ramah lingkungan yang terbuat dari pulp kayu alias serbuk kayu yang diproses menjadi serat kain, yang disebut lyocell, dan dikenal karena kelembutan, kesegaran, dan sifat menyerap yang baik.
Apalagi hijab meleyot bahan tencel ini diprediksi bakal menjadi tren hijab di hari raya Idulfitri 2025.
Baca Juga: 4 Cara Pakai Hijab Sport Agar Tetap Nyaman dan Tidak Melorot Seperti Megawati Red Sparks
"Tencel tuh ini saya udah ada sertifikat tencelnya. Tencel ini bakal jadi tren lebaran, karena selain adem, pemilihan warnanya juga banyak," jelas Figi.
Figi menambahkan burgundi bakal jadi warna tren hijab yang banyak digunakan saat lebaran Idulfitri 2025. Hal senada, juga disampaikan PIC Bazaar Elita, Rahmi yang mengatakan banyak pengunjung yang mencari warna serupa burgundi, seperti choco dan mocha.
"Kalau 2025 ini lebih ke warna choco. Jadi kayak dark brown gitu, kecoklatan kayak warna mocha, latte gitu lagi tren," papar Rahmi.
Tren hijab meleyot ini juga terekam dalam berbagai brand yang menjual produknya di Bazaar GlamLocal 2025 di lantai 5, Grand Indonesia West Mall, Jakarta selama 12 hingga 16 Maret 2025 yang menghadirkan 60 brand lokal.
Menariknya menurut Koordinator Bazaar, Rizky Azhar untuk menghindari pengunjung yang membludak maka diterapkan aturan masuk yang berbeda, dan perlu menunggu antrean lalu mendaftar. Apalagi waktu berbelanja dibatasi 60 menit di dalam area bazaar.
"Untuk saat ini yang bazar sekarang kita bagi per sesi, jadi waktu belanjanya kita kasih durasi per 60 menit satu sesi, jadi bergantian. Supaya lebih kondusif dan nyaman kalau berbelanja nggak umpel-umpelan banget," jelas Rizky Azhar.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali