Suara.com - Pebulu tangkis Fajar Alfian belakangan menuai perhatian publik. Pasalnya ganda putra ganda putra badminton Indonesia itu didiga melempar komentar buruk pada pendemo perempuan.
Komentar Fajar dinilai menghina dan body shaming. Hal ini membuat Fajar menuai sotrotan salah satunya di media sosial X.
Komentar Fajar dibubuhkan pada video seorang ibu yang terlibat dalam orasi politik yang menyuarakan pendapatnya terkait pemilu dan isu-isu sosial tahun 2024 lalu.
Perempuan paruh baya itu meneriakan berbagai orasinya. Sayang di kolom komentar, ada respons tak biasa yang diduga dari Fajar Alfian.
“Ibu sehat?” tulis Fajar.
“ Ibu juga kalau pintar pasang gigi dulu Bu,” imbuhnya.
Komentar Fajar yang diunggah kembali akun X @ifgenthong_ itu sontak menuai berbagai respons dari warganet.
“Jahat banget pantes aja jarang juara emang buruk hatinya,” komentar warganet.
“Jar, lu inget ga sih dulu pernah diserang buzzer pemerintah pas jaman thomas cup grgr mempertanyakan bonus yg ga turun2? ga nyangka skrg malah ikut jilat rezim. najis amat @FajarAlviaanmm,” tulis warganet di kolom komentat.
Baca Juga: Didukung Suami, Karier Badminton Gregoria Mariska Tunjung Masih Berlanjut
“Buat @FajarAlviaan, kalo sekiranya orasi si ibu ngga sesuai dengan realita di lapangan, silakan tunjukkan buktinya. jangan menghina fisik. saran saya kamu fokus aja sama bulutangkis. indonesia nggak dapet gelar kan di all england tahun ini?” timpal lainnya.
Menurut pantauan, komentar Fajar di media sosial sendiri sidah dihapus.
Profil Fajar Alfian
Fajar Alfian merupakan salah satu pemain bulutangkis Tanah Air. Ia sudah menyumbangkan berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional.
Fajar merupakan pemain ganda putra yang telah menyumbangkan perak bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018 bersama Muhammad Rian Ardianto.
Fajar sendiri lahir di Bandung, pada 7 Maret 1996. Ia mengalami perjalanan panjang untuk menjadi seorang atlet profesional. Pria 29 tahun itu harus mengorbankan banyak hal demi impian menjadi atlet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik