Meski namanya tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, beberapa sumber menyebutnya sebagai Walihah atau Wahilah.
2. Istri Nabi Luth AS
Istri Nabi Luth AS diketahui membantu kaum Sodom yang melakukan perbuatan homoseksual dengan membocorkan keberadaan tamu malaikat di rumahnya.
Pengkhianatannya diabadikan dalam Surah Hud ayat 81 dan Surah At-Tahrim ayat 10. Dia tewas bersama kaumnya dalam azab Allah SWT meski suaminya termasuk nabi yang shaleh.
3. Istri Abu Lahab (Arwa binti Harb)
Dia dikenal sebagai "pembawa kayu bakar" dalam Surah Al-Lahab ayat 4-5 karena sering menyebar fitnah dan meletakkan duri di jalan Nabi Muhammad SAW.
Bersama suaminya, Abu Lahab, mereka aktif memusuhi dakwah Islam. Nama aslinya disebut Arwa binti Harb bin Umayyah dalam literasi Islam.
Ketiga wanita ini menjadi contoh abadi tentang konsekuensi kekufuran dan pengkhianatan terhadap ajaran Allah SWT, meski hidup bersama para nabi atau tokoh mulia.
Kisah mereka diabadikan sebagai peringatan bagi umat manusia agar tidak mengikuti jalan kesesatan.
Dalam ajaran Islam, cara agar terhindar dari api neraka berfokus pada ketaatan kepada Allah SWT, menjalankan perintah-nya, menjauhi larangan-nya, dan memohon ampunan serta rahmat-nya.
Berikut adalah langkah-langkah utama berdasarkan Al-Qur'an dan hadis:
1. Beriman kepada Allah dan Rasulnya
Kunci utama adalah mengesakan Allah (tauhid) dan meyakini risalah Nabi Muhammad SAW. Dalam Surah An-Nisa (4:122): "Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya."
Hindari syirik (menyekutukan Allah), karena itu adalah dosa terbesar yang dapat mengantarkan ke neraka (Surah An-Nisa 4:48).
2. Menjalankan Sholat Lima Waktu
Sholat adalah tiang agama dan penghalang dari dosa. Dalam Surah Al-Mu’minun (23:1-2, 9), disebutkan bahwa orang-orang yang menjaga sholat adalah mereka yang akan selamat: "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu mereka yang khusyuk dalam sholatnya."
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menjaga sholat lima waktu, maka itu akan menjadi cahaya, bukti, dan keselamatan baginya pada hari kiamat." (HR. Ahmad).
3. Melaksanakan Perintah Allah dan Menjauhi Larangannya
Lakukan kewajiban seperti zakat, puasa Ramadan, dan haji (jika mampu). Hindari dosa besar seperti zina, riba, pembunuhan, durhaka kepada orang tua, dan memutus silaturahmi.
Surah Al-Furqan (25:68-70) menyebutkan bahwa orang yang menjauhi dosa besar dan bertaubat akan mendapat ampunan.
4. Bertaubat dengan Sungguh-sungguh
Segera bertaubat atas dosa yang telah dilakukan. Allah berfirman dalam Surah Az-Zumar (39:53): "Katakanlah: 'Wahai hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya". Taubat nasuha meliputi penyesalan, berhenti dari dosa, dan bertekad tidak mengulanginya.
5. Berbuat Amal Saleh
Perbanyak kebaikan seperti sedekah, membantu orang lain, dan menuntut ilmu. Dalam Surah Al-Baqarah (2:82): "Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya."
Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah dapat memadamkan murka Allah dan menjauhkan dari kematian yang buruk." (HR. Tirmidzi).
6. Berdoa dan Memohon Perlindungan
Selalu memohon kepada Allah agar dijauhkan dari api neraka. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW: "Allahumma ajirni minan-nar" (Ya Allah, lindungi aku dari api neraka) – diucapkan tujuh kali setelah sholat Maghrib dan Subuh.
Dalam Surah Ali Imran (3:16), orang-orang saleh berdoa: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka."
7. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW
Meneladani akhlak dan perilaku Nabi Muhammad SAW adalah jalan menuju keselamatan. Beliau bersabda: "Barang siapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan dari golonganku." (HR. Bukhari dan Muslim).
8. Menjaga Akhlak dan Hubungan dengan Sesama
Hindari ghibah (menggunjing), fitnah, dan menyakiti orang lain. Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang yang kasar perkataannya, sombong, dan suka berbicara berlebihan." (HR. Tirmidzi).
Terhindar dari api neraka bergantung pada keimanan yang kuat, ketaatan dalam ibadah, pertobatan yang tulus, dan usaha untuk menjadi manusia yang lebih baik. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, sehingga selama seseorang masih hidup, pintu taubat selalu terbuka.
Tag
Berita Terkait
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia
-
Ketika Hati Gelisah, Memburu Jiwa Tenang Menawarkan Jawabannya
-
Debut Timnas Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ujian Berat Cannavaro di Grup Neraka
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim