“Iya, benar eyang baru saja meninggal di pukul 16.25 WIB. Jenazah masih di Medistra,” ujar Mia, dikutip dari Suara.com.
Putri sulung Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, turut menjelaskan bahwa sang ibu sempat dilarikan ke rumah sakit usai tak sadarkan diri saat syuting di sebuah stasiun televisi swasta pada 26 Maret 2025. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan pendarahan otak di bagian kiri kepalanya.
Meski sempat menjalani operasi dan menunjukkan tanda pemulihan, kondisinya terus menurun hingga akhirnya tutup usia.
Titiek Puspa Tiga Kali Menikah
Di balik kiprahnya di panggung hiburan, kehidupan pribadi Titiek Puspa juga kerap menarik perhatian. Sepanjang hidupnya, ia diketahui pernah menikah sebanyak tiga kali.
Mus Mualim, suami ketiga Titiek Puspa yang sudah lama meninggal dunia. [Dok. Istimewa]
Dikutip dari berbagai sumber, suami pertama Titiek Puspa adalah Kasno. Mereka pada tahun 1957 dan berpisah pada tahun yang sama.
Selanjutnya, Titiek Puspa menikah dengan Zainal Ardi, seorang penyiar RRI, pada tahun 1959. Dari pernikahan ini, Titiek dikaruniai anak perempuan, Petty Tunjungsari dan Ella Puspasari. Namun, hubungan mereka juga berakhir dengan perceraian pada tahun 1968.
Pernikahan terakhirnya adalah dengan Mus Mualim, seorang pencipta lagu ternama, yang ia nikahi pada 1970. Mus adalah cinta sejati Titiek hingga ajal memisahkan mereka.
Mus Mualim meninggal dunia pada 1 Januari 1990 akibat komplikasi penyakit ginjal. Menjelang wafatnya, Titiek bahkan sempat memeluk sang suami semalaman saat kondisi kesehatannya menurun drastis.
Di sinilah banyak publik menaruh simpati atas ketegaran Titiek Puspa menjalani kehidupan rumah tangga.
Titiek Puspa menjadi sosok yang tak bisa dipisahkan dari sejarah panjang dunia hiburan Indonesia. Penyanyi legendaris kelahiran Tanjung, Kalimantan Selatan, pada 1 November 1937.
Titiek Puspa merupakan anak dari pasangan Tugeno Puspowidjojo dan Siti Mariam. Ia berdarah Jawa yang awalnya bernama Sudarwati.
Kemudian, nama itu diganti menjadi Kadarwati sebelum akhirnya diubah lagi menjadi Sumarti. Sementara itu, Titiek merupakan panggilannya sehari-hari. Sementara Puspa diambil dari nama ayahnya, yang berarti bunga.
Banyak yang bertanya apa agama Titiek Puspa? Jelas saja agamanya adalah Islam. Apalagi, Titiek Puspa juga dikenal dengan panggilan Hj Sudarwati, nama pertama yang diberikan orang tuanya.
Mengutip dari berbagai sumber, Titiek Puspa menunaikan ibadah haji ke Mekkah pada tahun 1990. Dengan begitu, tidak ada lagi perdebatan tentang agama Titiek Puspa.
Perjalanan Karier Titiek Puspa
Perjalanan panjang kariernya tak hanya membesarkan namanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai aktris yang telah membintangi berbagai film dan sinetron terkenal.
Meski sempat bercita-cita menjadi guru, jalan hidup Titiek Puspa berubah ketika berhasil memenangkan sejumlah kontes menyanyi.
Karier musik Titiek Puspa dimulai dari panggung kontes Bintang Radio di Semarang. Sejak saat itu, ia aktif di berbagai acara seni, termasuk menggarap operet populer seperti Bawang Merah Bawang Putih, Ketupat Lebaran, hingga Ronce-ronce.
Deretan lagu hits seperti Di Sudut Peta, Apanya Dong, dan Jatuh Cinta menjadi karya-karya yang dikenang hingga kini. Tak hanya itu, ia juga merilis sejumlah album yang memperkuat posisinya sebagai diva musik Indonesia.
Pada era 1960-an, Titiek Puspa sempat menjadi penyanyi tetap di Orkes Studio Jakarta, sebuah pencapaian yang hanya diraih segelintir penyanyi pada masa itu.
Meski sempat didiagnosis kanker serviks, semangatnya tak pernah surut. Tahun 2014 menandai kembalinya ia ke dunia hiburan dengan membentuk grup vokal Duta Cinta yang beranggotakan sepuluh anak dari latar belakang berbeda.
Nama besar Titiek Puspa juga dikenal di dunia akting. Ia tampil dalam berbagai film, mulai dari Minah Gadis Dusun (1996), Gadis (1980), Apanya Dong (1983), hingga Musik Untuk Cinta (2017). Tak hanya itu, sejak tahun 2017, ia turut meramaikan tayangan drama musikal Pesta Sahabat di RTV.
Berbagai penghargaan telah diraihnya selama enam dekade berkarya. Beberapa di antaranya yaitu Juara Bintang Radio Hiburan Jawa Tengah (1954), BaSF Award ke-10 untuk dedikasinya dalam musik (1994), serta masuk daftar 25 Artis Terbesar Sepanjang Masa versi Rolling Stone Indonesia (2008).
Bahkan, wajah Titiek Puspa sempat terpampang di billboard Times Square, New York—sebuah prestasi yang menjadi kebanggaan bangsa.
Sebagai salah satu figur penting dalam sejarah musik Indonesia, Titiek Puspa menjadi inspirasi lintas generasi. Kini, Titiek Puspa telah kembali keharibaan Tuhan. Semoga tenang di alam barzah.
Berita Terkait
-
Kaleidoskop 2025: 8 Artis Legendaris Meninggal Dunia, Titiek Puspa Salah Seorangnya
-
Bukan Cuma Lagu, Inul Daratista Siapkan 'Goyang 88' untuk Ultah Titiek Puspa
-
Rilis Ulang Lagu Titiek Puspa, Inul Daratista Tahan Tangis Saat Rekaman
-
5 Artis Terima Anugerah Bintang Kehormatan dari Prabowo, Ada Jaja Miharja
-
Daftar Lengkap Penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Ada Menteri Hingga Artis Senior
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan