Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1 persen. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga masyarakat Indonesia memiliki tekanan darah tinggi, sebagian besar tidak menyadarinya.
Dalam kasus pendarahan otak, darah yang keluar dari pembuluh pecah akan menekan struktur otak di sekitarnya. Karena otak berada dalam ruang tertutup (tengkorak), tekanan tambahan dari darah bisa mengganggu fungsi otak dan menyebabkan hilangnya kesadaran.
Pecah Pembulu Darah Otak
Kasus pembuluh darah otak pecah bisa berakibat fatal jika tidak ditangani segera. Kondisi ini umumnya dipicu oleh tekanan darah yang terlalu tinggi atau kelainan pada struktur pembuluh darah itu sendiri.
Menurut Prof Yuda Turana, pembuluh darah otak pecah kerap terjadi pada pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi kronis.
“Pembuluh darah bisa pecah karena tekanan yang terlalu tinggi, sehingga tidak mampu menahan tekanan tersebut. Selain itu, bisa juga karena ada kelainan struktural yang menyebabkan pembuluh darah menjadi sangat tipis,” jelasnya.
Dia mengibaratkan pembuluh darah seperti pipa yang membawa cairan penting seperti oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Ketika tekanan cairan tersebut meningkat secara ekstrem, pembuluh darah bisa pecah, mirip dengan pipa yang tidak kuat menahan tekanan air yang terlalu besar.
Risiko pecahnya pembuluh darah juga dapat meningkat pada individu yang memiliki pembuluh darah rapuh akibat proses penuaan atau faktor genetik.
"Pipa yang rapuh ini bisa diturunkan secara genetik, atau karena proses degeneratif karena usia. Bahkan tanpa tekanan darah tinggi sekalipun, pembuluh bisa pecah hanya karena rapuh," katanya.
Selain faktor tekanan dan struktur, lokasi pecahnya pembuluh darah juga sangat menentukan tingkat keparahan. Menurut Prof. Yuda, jika pendarahan otak terjadi di batang otak, maka risiko kematian menjadi sangat tinggi meskipun volume darahnya tidak besar.
“Volume darah yang keluar memang penting, tapi lokasi pecahnya pembuluh jauh lebih menentukan. Jika berada di lokasi vital seperti batang otak, risikonya jauh lebih besar,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan,Yuda menekankan pentingnya gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, tidak merokok, menghindari alkohol, serta mengelola stres.
Ia juga menyoroti pentingnya rutin mengukur tekanan darah sejak usia 40 tahun ke atas untuk mendeteksi potensi hipertensi sejak dini.
Titiek Puspa Meninggal Dunia
Penyanyi legendaris Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Seniman serba bisa itu meninggal di usia 87 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Kaleidoskop 2025: 8 Artis Legendaris Meninggal Dunia, Titiek Puspa Salah Seorangnya
-
Bukan Cuma Lagu, Inul Daratista Siapkan 'Goyang 88' untuk Ultah Titiek Puspa
-
Rilis Ulang Lagu Titiek Puspa, Inul Daratista Tahan Tangis Saat Rekaman
-
5 Artis Terima Anugerah Bintang Kehormatan dari Prabowo, Ada Jaja Miharja
-
Daftar Lengkap Penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Ada Menteri Hingga Artis Senior
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Indomaret, Kuota Terbatas!
-
Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
-
Lip Mask Sebaiknya Dipakai Kapan? Intip 5 Rekomendasi Terbaik untuk Atasi Bibir Hitam
-
Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai, Ternyata Bukan Ucapan 'Selamat Tahun Baru Imlek'
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Pengalaman Langka di Jakarta: Anak Bahagia Main Bowling dan 'Ngopi' Dikelilingi Rusa!
-
Kenapa Imlek Selalu Hujan? Melihat dari Mitos Keberuntungan dan Fenomena Alam
-
Terpopuler: Perjalanan Karier Wakil Bupati Klaten hingga Kumpulan Promo Imlek 2026
-
Saat Makeup, Primer Dipakai setelah Apa? Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Tutupi Pori Besar
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit