Suara.com - Seorang pengguna X memicu diskusi mengenai asal-usul kentang mustofa dengan cuitannya. "Kentang mustofa is a goofy ass name like who is mustofa what did bro do to his kentang (Kentang mustofa itu namanya aneh banget, siapa sih Mustofa? Apa yang dia lakuin sama kentangnya?)," tulis akun X @/sunflowred yang kemudian viral.
Cuitan itu lantas memicu beberapa netizen untuk memberikan informasi mengenai asal-usul makanan tersebut. Akun @/wonbanizer menyatakan, "Gue pernah baca katanya dia yang nemuin resepnya, plus chefnya Soekarno." Akun @/@pisangnagget memberikan penjelasan lebih detail, "Mau jawab serius. Kentang mustofa itu gak sengaja dibikin sama chef istana zaman Soekarno. Nama chef-nya Mustofa, dan nama masakannya kentang Mustofa."
Lantas bagaimana penjelasan sebenarnya soal asal-usul kentang mustofa? Simak juga penjelasan tentang kandungan gizi dan resep membuat kentang mustofa berikut ini.
Asal-Usul Kentang Mustofa
Dikutip dari berbagai sumber, kentang mustofa diciptakan oleh seorang koki istana bernama Opo Mustofa pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Makanan ini merupakan kentang balado yang diiris tipis-tipis kemudian digoreng sampai renyah.
Nama 'mustofa' sendiri diambil dari nama sang koki. Konon, Opo Mustofa sering menyajikan hidangan ini di Istana Cipanas, Bogor.
Menariknya, hidangan ini berawal dari pemanfaatan sisa kentang. Karena tidak ingin membuang bahan makanan, koki Mustofa berinisiatif mengolah sisa kentang menjadi irisan kecil yang dibumbui balado.
Olahan kentang itu kemudian menjadi menu yang sering hadir di meja makan Presiden Soekarno. Suatu hari, Presiden Soekarno mempertanyakan olahan kentang itu karena tidak hadir di meja makannya.
"Mana kentang mustofa?". Pertanyaan itulah yang akhirnya melekatkan nama 'kentang mustofa' pada olahan kentang balado yang renyah itu.
Sejak saat itu keistimewaan rasa dan cara membuat yang tidak sulit menjadikan kentang mustofa favorit banyak orang. Siapa pun dapat dengan mudah memasak kentang mustofa dalam jumlah banyak.
Baca Juga: Asal Usul Nama Titiek Puspa, sampai 3 Kali Ganti Nama gegara Bolak-balik Masuk Rumah Sakit
Cita rasa pedas manis dari bumbu balado menjadi daya tarik utama kentang mustofa. Rasa ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Kandungan Gizi dan Resep Kentang Mustofa
Kentang mustofa cocok untuk vegetarian karena sepenuhnya terbuat dari bahan nabati. Bahan utamanya adalah kentang yang diiris tipis seperti korek api dan digoreng hingga renyah.
Menurut Fat Secret, 100 gram kentang mustofa mengandung sekitar 317 kalori. Jumlah ini cukup tinggi jika sering dikonsumsi sebagai pendamping nasi.
Hal ini wajar karena kentang merupakan sumber karbohidrat. Proses penggorengan juga menambah kandungan kalori. Selain itu, 100 gram kentang mustofa mengandung 16,54 gram lemak dan 10,46 gram protein.
Mengonsumsi kentang mustofa boleh saja, asalkan dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan. Kentang mustofa bisa menjadi alternatif camilan yang lebih sehat dan bergizi, serta mudah disimpan dan dibawa bepergian.
Resep Kentang Mustofa
Berita Terkait
-
Asal Usul Nama Titiek Puspa, sampai 3 Kali Ganti Nama gegara Bolak-balik Masuk Rumah Sakit
-
Asal Usul Titiek Puspa, Benarkah Beragama Islam Sejak Kecil? Kerap Dikira Keturunan China
-
Sejarah Banten, Arti Hingga Asal Usul di Baliknya, Cek Selengkapnya di Sini
-
Asal-usul Tradisi Lebaran Ketupat: Punya Makna Mendalam, Tak Cuma soal Sajian Kuliner
-
Asal-Usul Keluarga Ole Romeny di Indonesia, Ibu Juga Jago Main Bola
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup