Suara.com - Aroma tak sedap yang berasal dari lemari pakaian sering kali mengganggu kenyamanan di rumah. Meski sudah dilakukan pembersihan lemari secara rutin, bau apek kerap tetap muncul.
Sebagai alternatif solusi untuk mengatasi aroma tak sedap dari lemari pakaian, formula sederhana ini patut dicoba. Bahan utama yang dibutuhkan adalah beras dan pelembut pakaian Downy.
Selain hemat biaya, cara membuat pengharum lemari ini juga sangat praktis. Berikut adalah bahan dan tahapan pembuatannya, dirangkum dari kanal YouTube Wanda Panda pada Kamis (17/4/2025).
Alat dan Bahan Membuat Pengharum Lemari
Untuk membuat pengharum lemari ini, ada sejumlah alat dan bahan yang diperlukan. Berikut adalah rincian alat dan bahan yang perlu disiapkan.
1. Beras
Gunakan sekitar 3-4 sendok makan beras. Bahan ini berguna untuk mengikat aroma dari bahan-bahan lainnya dan menyerap kelembapan.
2. Downy
Siapkan satu sachet Downy 10 mL. Pilih varian aroma sesuai preferensi untuk hasil yang lebih optimal.
Baca Juga: Boleh Dicoba! 5 Cara Jitu Menghilangkan Jamur Membandel di Lemari Pakaian
3. Kapas
Gunakan sekitar 7-9 gulungan kapas kesehatan atau kapas kecantikan. Bahan ini berfungsi untuk menyerap pelembut pakaian dan membantu menyebarkan aromanya secara bertahap ke udara di dalam lemari.
4. Plastik Klip
Untuk meracik pewangi lemari ini, siapkan satu plastik klip dengan ukuran sedang atau sesuai keperluan. Plastik ini akan digunakan untuk wadah penampung semua bahan.
5. Kapur Barus/Kamper
Siapkan sekitar 3-4 kapur barus atau kamper. Bahan ini membantu memberikan efek harum tambahan dan juga berfungsi mencegah kehadiran serangga di dalam lemari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya