Suara.com - Memilih produk kuteks halal MUI (Majelis Ulama Indonesia) merupakah hal penting bagi perempuan Muslim. Sebab ini berhubungan dengan sah tidaknya kuteks tersebut dipakai untuk salat. Lalu, apa saja kuteks halal MUI yang ada di pasaran?
Kuteks sendiri merupakan cairan pewarna atau pernis yang digunakan untuk menghias dan mempercantik kuku, baik kuku tangan ataupun kuku kaki. Kendati sudah dipakai oleh banyak perempuan, seorang Muslimah tak boleh sembarangan menggunakan kuteks.
Pasalnya dalam Islam, beberapa ulama berpendapat bahwa menggunakan kuteks bisa saja haram atau tidak diperbolehkan karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena bahan dasar kuteks tersebut yang tergolong najis dan menghalangi masuknya air wudu.
Namun sekarang para Muslimah tidak perlu khawatir karena sudah banyak perusahaan yang memperhatikan hal ini dan merilis produk kuteks halal. Di mana produk kuteks mereka dijamin bebas dari najis dan sah dipakai untuk salat.
Apa Saja Kuteks Halal MUI?
Sebelum membahas merek-merek kuteks yang telah dinyatakan halal, ada baiknya untuk lebih dulu membahas kriteria yang dipakai MUI untuk menilai kehalanan produk kuteks. Ternyata ada dua kriteria utama yang dipakai sebagai standar halal kuteks.
Melansir laman laman halalmui.org, kriteria pertama yang digunakan adalah produk kuteks harus bebas dari bahan-bahan tidak halal atau yang sifatnya najis. Begitu pula dengan alat produksi dan lain sebagainya yang dipakai selama proses pembuatan.
"(Produk kuteks) jika sudah sertifikasi halal, berarti berasal dari bahan yang tidak haram atau najis serta diproduksi melalui fasilitas yang tidak terkontaminasi haram atau najis pula," Senior Halal Auditor LPPOM MUI, Dra. Susiyanti, M.Si., dilansir dari halalmui.org pada Minggu (27/4/2025).
Kriteria kedua yang harus dipenuhi adalah produk kuteks dipastikan memiliki sifat tembus air alias bukan produk waterproof. Untuk membuktikan kriteriai ini, LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika) akan melakukan uji daya tembus air. Jika hasilnya sesuai standar, maka produk tersebut dinyatakan lolos.
Dari banyaknya produk di pasaran, ada beberapa merek kuteks yang dinyatakan halal oleh MUI sehingga aman dipakai untuk salat. Apa saja merek kuteks yang halal MUI? Berikut daftarnya:
Baca Juga: Mimpi Menag Nasaruddin Umar: MUI Punya Kantor di Depok, Luas 3-4 Hektare
1. JEHAN, diproduksi oleh PT Joya Hougan Lestari
Menurut keterangan di laman resmi bpjph.halal.go.id milik Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH), ada 4 varian warna kuteks JEHAN yang dipastikan halal MUI, yakni warna lilac, maroon, mauve, serta mint.
2. KYND NAILS, diproduksi oleh PT Beauty Link
Ada banyak produk KYND NAILS yang telah bersertifikat halal dan datanya bisa diakses di laman bpjph.halal.go.id. Beberapa di antaranya adalah KYND NAILS Breathable Nail Polish Cewe Kueh, KYND NAILS Breathable Nail Polish The Promise, dan KYND NAILS Creamy Paint Nail Polish Hot Sauce. Produk-produk KYND NAILS sendiri dijual dengan harga beragam, mulai dari Rp50 ribuan hingga Rp90 ribuan.
3. STUDIO COLOR, diproduksi oleh PT Beauty Link
PT Beauty Link juga memproduksi kuteks halal MUI merek lain, yakni STUDIO COLOR. Varian STUDIO COLOR Peel Off Nail Polish 01 hingga S15 Maroon dipastikan telah mengantongi sertifikat halal MUI sehingga aman digunakan ketika salat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM