Suara.com - Detik-detik Waisak merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Waisak, termasuk perayaan Waisak tanggal 12 Mei 2025 ini. Lantas, apa kapan dan apa yang dilakukan selama detik-detik Waisak? Simak informasi berikut untuk jawabannya.
Jadwal detik-detik Waisak 2025
Berdasarkan Modul Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti oleh Kemendikbud, Detik-Detik Waisak adalah saat di mana tepat bulan purnama, sebagaimana waktu itu Pertapa Gotama mencapai penerangan sempurna. Detik-detik Waisak inilah yang merupakan puncak dari rangkaian acara Hari Raya Tri Suci Waisak.
Berdasarkan hal tersebut, Panitia Waisak Nasional membagikan informasi bahwa detik-detik waisak akan jatuh pada jam 23.55.59 hari Senin, 12 Mei 2025 di Candi Borobudur.
Rangkaian acara peringatan Waisak di Borobudur
Berikut adalah rangkaian acara yang akan dilakukan untuk memperingati Hari Raya Waisak 2025.
- Minggu, 4 Mei 2025: Karya Bakti Taman Makam Pahlawan Seluruh Indonesia
- Sabtu-Minggu, 10–11 Mei 2025: Bakti Sosial Pengobatan Grtais di Zona 2 Candi Borobudur.
- Sabtu, 10 Mei 2025: Api Dharma di Mrapen, Grobogan dan Ritual Pensakralan di CAndi Mendut.
- Minggu, 11 Mei 2025: Air Berkah Umbul Jumprit, Temanggung dan Ritual Pensakralan di Candi mendut.
- Senin, 12 Mei 2025: Kirab Waisak Candi Mendut ke Candi Borobudur, Pelepasan Lampion Waisak, Detik-Detik Waisak, dan Pradaksina Candi Borobudur.
Tema dan Subtema Perayaan Hari Raya Waisak 2025
Berdasarkan Surat Pemberitahuan dan Pembimbing Masyarakat Budha Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor: B-49/DJ.VII.I.Dt.1/BA.03.1/02/2025 tema utama Waisak 2025 adalah “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia”. Sementara itu, subtema Waisak 2025 adalah sebagai berikut.
- Pengendalian Diri Membawa Perdamaian Dunia.
- Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa.
- Tingkatkan Mawas Diri dan Kebijaksanaan untuk Buddha Sasana Lestari Berkembang dan Maju.
- Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju.
- Kekuatan Moral, membangun Kemuliaan Bangsa.
- Menjaga Sila Membangun Keluhuran Bangsa.
Pelepasan Lampion Waisak
Sebagai acara puncak, pelepasan lampion Waisak di area Candi Borobudur selalu dibuka untuk umum. Namun, Anda memang perlu membeli tiket untuk bisa masuk ke dalamnya.
Tiket untuk pelepasan lampion waisak bisa dibeli melalui: https://widget.loket.com/widget/lampionborobudur2025
Pastikan untuk segera membelinya jika Anda tertarik ke pelepasan lampion karena tiket sudah sempat terjual habis. Tiket pelepasan lampion Waisak di Candi Borobudur dijual dengan harga mulai dari Rp500.000
Baca Juga: Jadwal Festival Lampion Waisak 2025 di Borobudur, Catat Tanggal dan Jamnya
Aturan saat mengikuti pelepasan Lampion Waisak di Borobudur
Selain membawa tiket, berikut adalah beberapa peraturan yang wajib Anda ikuti saat hadir dalam pelepasan Lampion Waisak di kawasan Candi Borobudur.
- Wajib menggunakan pakaian serba putih dan sopan. Hindari mengenakan celana pendek, rok mini, atau atasan transparan.
- Anak-anak di atas 5 tahun wajib memiliki tiket sendiri, sedangkan anak di bawah usia tersebut harus dalam pengawasan orang tua.
- Tiket hanya berlaku sesuai dengan sesi yang dipilih. Tiket sesi satu tidak bisa digunakan saat sesi dua dan sebaliknya.
- Tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar, minuman boleh asal menggunakan tumbler pribadi.
- Tripod diperbolehkan, tapi jangan mengganggu pengunjung lain.
- Drone dilarang keras, kecuali dengan izin panitia demi kenyamanan pengunjung lain.
- Tidak boleh membawa atau membawa pulang lampion pribadi.
- Semua properti dan perlengkapan dekorasi acara wajib tetap berada di lokasi dan tidak boleh dipindahkan tanpa izin panitia.
Demikian informasi mengenai detik-detik Waisak 2025 di Borobudur. Jika ingin mengikutinya, pastikan untuk mematuhi semua aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama dan menjaga kekhidmatan ibadah. Selamat Hari Raya Waisak 2025, semoga hati yang tulus dna penuh kasih selalu mengiringi tiap langkah.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan