Suara.com - Tanaman yang ditaruh di area pintu rumah tak hanya dapat mempercantik tampilan, tapi juga memberi kesan bahwa rumah ditata dengan penuh perhatian dan cinta.
Namun, menurut Feng Shui, tak semua tanaman cocok ditempatkan di pintu masuk. Beberapa jenis tanaman justru bisa mengacaukan aliran energi positif atau chi di dalam rumah.
Dikutip dari laman Homes & Gardens pada Kamis, 8 Mei 2025, berikut adalah enam jenis tanaman yang sebaiknya dihindari dari pintu masuk rumah.
1. Kaktus dan tanaman berduri lainnya
Walaupun tampak unik dan modern, dalam Feng Shui, kaktus dan tanaman berduri lainnya dianggap sebagai pembawa energi negatif jika diletakkan di pintu masuk rumah.
Pakar Feng Shui, Marie Diamond, menyebut duri tajam pada kaktus memancarkan energi sha chi atau energi negatif yang dapat menghalangi keberuntungan datang.
Selain itu, kaktus juga sering diasosiasikan dengan isolasi, pertahanan diri, dan kekeringan, yang bisa memberi simbol ketidakberuntungan.
2. Pohon bonsai
Walau terlihat cantik dan artistik, pohon bonsai ternyata justru melambangkan pertumbuhan yang terbatas dan energi yang terhambat.
Baca Juga: 6 Tips Ampuh Menjaga Tanaman Hias Tetap Sehat di Tengah Musim Hujan
Marie menjelaskan bahwa menempatkan bonsai di pintu masuk bisa mengisyaratkan penghambatan terhadap perkembangan karier, keuangan, bahkan pengembangan diri.
Jika memiliki bonsai di rumah, sebaiknya pindahkan ke ruang kerja atau area meditasi untuk memfokuskan energi pada ketenangan dan kesabaran.
3. Tanaman hias Ivy atau tanaman menjalar lainnya
Tanaman hias ivy dan jenis tanaman menjalar lainnya, menurut Feng Shui, bisa membawa kekacauan karena pertumbuhannya yang tidak teratur dan cenderung liar.
Bila tanaman ini mulai menutupi pintu masuk, bisa menimbulkan kesan seolah rumah tidak terurus, serta menciptakan hambatan secara visual dan simbolis bagi tamu yang datang.
Marie menyarankan agar tanaman hias ini ditanam di halaman belakang atau teras, tempat di mana terciptanya suasana romantis tanpa merusak aliran energi di pintu depan.
Berita Terkait
-
6 Tips Ampuh Menjaga Tanaman Hias Tetap Sehat di Tengah Musim Hujan
-
8 Tanaman Hias yang Cocok untuk Interior Rumah Anda
-
Sering Menjadi Tanaman Hias, Berikut 3 Manfaat Medis Tumbuhan Putri Malu
-
Pecinta Tanaman Hias, Jangan Lewatkan FLOII Expo: Ada Tumbuhan Senilai Rp1,8 M!
-
4 Tanaman Hias yang Bisa Diletakkan dalam Vas Air, Hunian Jadi Cantik!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali