Suara.com - Dalam sistem penanggalan Jawa dan kepercayaan tradisional masyarakatnya, terdapat banyak sekali hal yang menarik untuk diperbincangkan. Salah satunya adalah cara menghitung nogo dino pindah rumah, yang dianggap sebagai satu acara besar dengan perhitungan yang matang.
Istilah nogo dino sendiri biasa digunakan masyarakat yang dipercaya untuk mendapatkan hari baik yang membawa keberuntungan. Menjadi sebuah metode perhitungan hari baik yang dipercaya hingga sekarang, nogo dino pindah rumah demikian penting karena dianggap bisa memberikan energi positif untuk pemilik rumah, dan menjadikan rumah tempat pulang yang nyaman.
Jika melihat berbagai referensi, cara menghitung nogo dino pindah rumah dibedakan menjadi dua metode. Pertama dikenal dengan metode Catursuda, dan kedua dikenal dengan metode Pancasuda. Perhitungannya mirip, namun memiliki detail yang berbeda sehingga menghasilkan perhitungan yang berbeda pula.
Metode Pertama, Catursuda
Metode ini membagi hari yang ada di kalender Jawa menjadi empat kelompok utama, Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong. Setiap kategori memiliki arti dan pengaruh tertentu pada prosesi pindahan rumah, sehingga harus dihitung dengan cermat agar keberuntungan yang dibawa bermanfaat dalam jangka panjang.
Langkah yang dapat dilakukan dalam perhitungan metode ini adalah sebagai berikut:
- Ketahui weton kepala keluarga, misalnya pada Jumat Pon
- Ketahui nilai neptu antara hari lahir dan pasarannya. Pada Jumat Pon, neptu yang dimiliki adalah 6 dan 7, jika dijumlahkan sama dengan 13
Gambaran nilai neptu pada hari dan pasaran yang ada di kalender Jawa adalah sebagai berikut.
Hari
- Senin, 4
- Selasa, 3
- Rabu, 7
- Kamis, 8
- Jumat, 6
- Sabtu, 9
- Minggu, 5
Pasaran
Baca Juga: Bukan Sekadar Tanggal: Cara Mencari Hari Baik untuk Menikah
- Legi, 5
- Pahing, 9
- Pon, 7
- Wage, 4
- Kliwon, 8
- Setelah itu, hitung jumlah neptu dari weton kepala keluarga dan penghuni lain yang akan menempati rumah baru. Misalnya neptu Anda adalah 13, kemudian neptu pasangan 9, dan neptu anak 10. Maka jumlah semuanya adalah 32
- Lanjutkan dengan menambahkan neptu hari pindah rumah yang akan dipilih. Misal Anda merencanakan pindahan pada hari Sabtu, maka neptunya adalah 9, dan jumlahnya adalah 41
- Bagi jumlah neptu dengan konstanta 4, dan ambil sisa hasil pembagiannya. Pada konteks ini berarti sisa pembagian adalah 1
Nilai sisa pembagian ini kemudian dilihat pada makna masing-masing kelompok hari yang disebutkan di awal tadi.
- Sisa 1 berarti Guru, maknanya adalah lancar rejeki, dihormati banyak orang, serta memiliki kehidupan yang selamat dan sejahtera
- Sisa 2 berarti Ratu, maknanya adalah banyak rejeki, jauh dari masalah, serta orang yang menempati rumah akan memiliki wibawa
- Sisa 3 berarti Rogoh, bermakna kemungkinan mudah dimasuki pencuri dan penghuninya akan mengalami interaksi yang kurang harmonis
- Sisa 0 berarti Sempoyong, maknanya penghuni rumah akan merasa tidak betah di rumah, dan mengalami banyak kesulitan
Perhitungan yang tepat bisa membantu Anda mendapatkan sisa 1 atau 2, yang memiliki dampak cenderung positif.
Metode Kedua, Pancasuda
Metode kedua disebut dengan Pancasuda. Pada dasarnya metode ini menggunakan cara hitung yang mirip, hanya saja konstanta yang digunakan adalah 5. artinya penjumlahan yang dilakukan pada nilai neptu akan dibagi dengan 5, dan sisanya dapat memberikan makna berbeda.
Pada metode ini, jenis keberuntungan hari juga dibagi menjadi lima, Sri, Lungguh, Gedong, Lara, dan Pati. Masing-masing penjelasannya adalah sebagai berikut:
- Sisa 1 berarti Sri, bermakna akan memiliki rejeki yang melimpah
- Sisa 2 berarti Lungguh, bermakna akan mendapatkan derajat yang luhur
- Sisa 3 berarti Gedhong, bermakna akan mendapatkan kekayaan dan harta benda yang melimpah
- Sisa 4 berarti Lara, bermakna akan mendapatkan penderitaan dan banyak penyakit
- Sisa 5 atau 0, bermakna akan mendapatkan kehilangan, putus penghasilan, atau kesialan
Itu tadi sedikit penjelasan tentang cara menghitung nogo dino pindah rumah yang bisa disampaikan dalam artikel singkat ini, semoga berguna.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?