Pertemuan ini bukan sekadar diskusi. Di akhir sesi, para peserta menyusun inisiatif bersama, mulai dari uji coba varietas hibrida Brasil-Indonesia di iklim Jawa Barat, hingga pengembangan “Kopi Karbon Netral” yang memadukan agroforestri ala Brasil dengan proyek restorasi lahan gambut Indonesia.
Mereka juga berencana mendirikan pusat pengetahuan digital sebagai ruang berbagi solusi lintas negara.
Tak lengkap jika membicarakan kopi tanpa menyesapnya. Di penghujung acara, para petani duduk bersama menyeruput kopi hasil bumi mereka sendiri—simbol rasa syukur sekaligus awal dari kolaborasi lintas budaya dan iklim.
Menurut Sidi Rana Menggala, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, program ini merupakan bagian penting dari misi Sustainable Green Planet dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui kopi lestari, kita tidak hanya bicara soal produk, tapi juga masa depan ekologi dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dengan tantangan iklim yang semakin kompleks dan pasar kopi yang semakin sadar akan isu keberlanjutan, langkah seperti ini menjadi sangat relevan. Jika kopi menyatukan rasa dari dua benua, maka semangat lestari adalah benang merah yang mengikat semua pelakunya—dari ladang hingga cangkir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo
-
6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam
-
Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
Profil Febrio Nathan: Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya, Punya Harta Belasan Miliar
-
5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof
-
Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Two Way Cake yang Murah tapi Bagus, Pori-Pori Tersamarkan
-
Bakso Lapangan Tembak Senayan: Legenda Kuliner yang Kini Hadir dengan Layanan Digital Lebih Praktis
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa