Suara.com - Jakarta tak pernah kehabisan cerita soal inovasi kuliner, tapi Wyl’s Jakarta tampaknya melangkah lebih jauh. Dalam perayaan satu dekadenya, restoran yang terletak di Veranda Hotel Pakubuwono ini menunjukkan eksistensinya di dunia gastronomi.
Di mana, Wyl's Jakarta baru saja meluncurkan menu baru bertajuk “Contemporary Southeast: A Modern Twist on Southeast Asian Tradition”, sebuah pernyataan berani yang menegaskan bahwa tradisi dan modernitas bisa berpadu, bahkan saling menguatkan.
Acara peluncuran yang digelar pada Jumat, 16 Mei 2025, berlangsung dalam atmosfer elegan namun santai, sesuai dengan karakter khas Wyl’s Jakarta. Namun di balik keramaian para undangan dan influencer kuliner, perhatian utama tak bisa lepas dari satu hal, yakni bagaimana hidangan-hidangan yang sangat familiar di lidah Asia Tenggara bisa tampil seolah baru lahir kembali.
Dipimpin oleh Chef Alvin, sosok visioner di balik dapur Veranda Hotel Pakubuwono, menu baru ini bukan sekadar ‘modernisasi’ masakan tradisional. Ia adalah reinterpretasi.
Makanan ini juga bisa menjadi nostalgia yang ditulis ulang dengan pena stainless steel dan disajikan di piring porselen. Hasilnya? Sebuah pengalaman bersantap yang menggoda rasa dan menggugah pikiran.
Ambil contoh Mie Karet Aglio e Olio, yang mungkin terdengar seperti pasta khas Italia. Namun jangan salah: ini adalah penghormatan terhadap mie karet ala jajanan kaki lima yang naik kelas menjadi sajian bintang lima.
Dengan perpaduan chicken fat, roasted cherry tomatoes, dan XO Giant River Prawn, mie ini menjadi puncak dari eksplorasi rasa Asia yang dikawinkan dengan teknik kuliner modern.
Atau Char Kway Teow, hidangan khas peranakan yang biasanya kita temukan di wajan besi gerobak kaki lima di tangan Chef Alvin, kini tampil megah dengan tambahan roasted bone marrow, Chinese sausage, dan garlic chips.
Tekstur yang berani, aroma yang intens, dan rasa yang kompleks menjadi bukti bahwa masa lalu kuliner bisa disulap menjadi masa depan yang gemilang
Baca Juga: Mengintip Gaji Influencer Indonesia yang Diklaim Paling Tinggi se-Asia
Tidak ketinggalan, Oyster Sauce Chicken dengan Hainanese Pearl Barley dan Lamb Ribs berbalut coriander seeds & kecap manis glaze, disajikan dengan sambal kecombrang yang harum menggoda.
Setiap elemen pada piring bukan hanya pelengkap, melainkan bagian dari cerita yang menyatu: tentang keberanian menjelajah rasa tanpa kehilangan akar budaya.
Yang membuat peluncuran ini semakin menarik adalah live cooking session bersama Chef Alvin, di mana para tamu bisa menyaksikan langsung proses kreatif di balik setiap sajian.
Ini bukan sekadar memasak, tetapi pertunjukan seni, di mana api, aroma, dan imajinasi berpadu dalam harmoni. Wyl’s Jakarta juga tidak melupakan atmosfer tempatnya.
Dengan area indoor yang intimate dan modern, serta outdoor space yang asri dan terbuka, restoran ini memberikan ruang bagi para tamu untuk menikmati santapan dengan kenyamanan maksimal, tanpa kehilangan kesan eksklusif.
Melalui tema “Contemporary Southeast”, Wyl’s Jakarta tidak hanya menawarkan makanan enak. Mereka menyuguhkan konsep baru tentang bagaimana kita memaknai kuliner Asia Tenggara, bukan sebagai sesuatu yang kuno atau statis, tetapi sebagai warisan yang hidup, lentur, dan bisa dikembangkan tanpa kehilangan jiwa aslinya.
“Kami ingin menciptakan pengalaman bersantap yang autentik namun relevan dengan gaya hidup modern,” ujar Chef Alvin. “Bagi kami, makanan bukan hanya tentang rasa, tapi juga makna.”
Wyl’s Jakarta bukan hanya merayakan satu dekade keberadaannya. Mereka merayakan evolusi rasa. Dan itu adalah hal yang patut kita rayakan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
-
Bayar Zakat Fitrah Online, Apakah Sah? Ini Hukum dan Batas Waktunya
-
CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Informasi Resmi dan Proyeksi Formasi Terbaru
-
Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Timur, Solusi Aman untuk THR-an