Suara.com - Ginjal merupakan organ vital dalam tubuh yang berfungsi menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta membantu mengatur tekanan darah.
Sayangnya, banyak kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele, tapi ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan ginjal jika dilakukan secara terus-menerus.
Dikutip dari laman National Kidney Foundation pada Kamis, 22 Mei 2025, berikut adalah 10 kebiasaan merusak ginjal yang sering tidak disadari.
1. Terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri
Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti NSAID dan analgesik memang bisa meredakan nyeri, tapi penggunaannya yang berlebihan dapat merusak ginjal.
Kondisi bisa lebih parah jika kamu sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya. Batasi penggunaannya dan jangan pernah melebihi dosis yang dianjurkan.
2. Terlalu banyak mengonsumsi garam
Diet tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja ginjal. Sebaiknya gunakan rempah-rempah dan bumbu alami untuk memberi rasa pada makanan.
3. Sering mengonsumsi processed foods
Baca Juga: Belum Tentu Sehat, Urine Bening Bak Air Bisa Jadi Indikator Penyakit Tertentu
Dalam sebuah studi pada tahun 2022 menemukan bahwa orang yang sering mengonsumsi processed food memiliki risiko penyakit ginjal 24 persen lebih tinggi.
Processed food mengandung banyak tambahan buatan, gula, karbohidrat olahan, lemak tidak sehat, dan natrium, namun miskin serat, protein, dan nutrisi penting.
Lebih baik perbanyak konsumsi makanan utuh seperti buah, sayur, dan biji-bijian. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan secara drastis.
4. Kurang minum air putih
Tubuh yang kekurangan cairan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, terutama saat kamu melakukan aktivitas berat atau dalam cuaca panas.
Air membantu ginjal membuang limbah dan mencegah batu ginjal serta mendukung efektivitas obat infeksi saluran kemih.
Namun, bagi penderita penyakit ginjal stadium lanjut, mungkin perlu membatasi asupan cairan. Konsultasikan dengan dokter tentang kebutuhan air harian kamu.
5. Pola tidur berantakan
Tidur cukup sangat penting, tidak hanya untuk kebugaran umum, tetapi juga untuk kesehatan ginjal. Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur-bangun yang membantu mengatur beban kerja ginjal selama 24 jam.
6. Terlalu banyak mengonsumsi daging
Protein memang penting untuk membangun otot, mempercepat penyembuhan, dan menjaga kekebalan tubuh. Namun, perlu cermat untuk memilih sumber protein yang rendah lemak.
Konsumsi protein hewani seperti daging, telur, dan produk susu yang berlebihan bisa menambah beban kerja ginjal, apalagi jika kamu memiliki penyakit ginjal.
7. Terlalu banyak konsumsi gula
Gula dapat menyebabkan obesitas, yang pada gilirannya meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes yang merupakan dua penyebab utama penyakit ginjal.
Gula tersembunyi bisa ditemukan di berbagai makanan, bahkan yang tidak terasa manis. Selalu perhatikan label kandungan saat membeli makanan kemasan.
8. Merokok
Kita semua tahu bahwa merokok buruk bagi paru-paru dan jantung, tetapi merokok juga bisa merusak ginjal. Perokok lebih berisiko mengalami protein dalam urin yang merupakan tanda kerusakan ginjal.
9. Konsumsi alkohol berlebihan
Alkohol memengaruhi cara kerja ginjal dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Alkohol juga bisa menyebabkan dehidrasi, menaikkan tekanan darah, dan merusak hati. Semua ini membuat kerja ginjal menjadi lebih berat.
10. Kurang bergerak atau duduk terlalu lama
Kurang gerak atau duduk terlalu lama dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk ginjal. Aktivitas fisik secara rutin membantu menjaga berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol tetap stabil.
Satu studi menunjukkan bahwa penderita penyakit ginjal stadium lanjut yang rutin berolahraga memiliki risiko kematian 50% lebih rendah dibanding mereka yang tidak aktif.
Berita Terkait
-
Belum Tentu Sehat, Urine Bening Bak Air Bisa Jadi Indikator Penyakit Tertentu
-
Angka Gagal Ginjal Meningkat, Terapi Hemodiafiltrasi jadi Harapan Baru
-
Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan
-
Stop Konsumsi! 5 Minuman Ini Diam-diam Bisa Merusak Ginjal
-
Awas! 10 Kebiasaan yang Sering Tak Disadari Bisa Merusak Ginjal
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas