Suara.com - Hari Tasyrik yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, merupakan bagian penting dalam rangkaian ibadah haji dan memiliki makna yang sangat dalam. Lantas, apa saja amalan sunnah yang dianjurkan di Hari Tasyrik menurut Ustaz?
Dalam ceramahnya di kanal YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa Hari Tasyrik bukan hanya waktu untuk menyantap hidangan dan melontar jumrah, melainkan saat yang tepat untuk mempertebal keimanan.
Umat Islam disunnahkan memperbanyak amalan ibadah dan zikir pada hari-hari tersebut sebagai upaya mempererat hubungan dengan Allah SWT.
Berikut adalah rangkuman tentang Hari Tasyrik dari perspektif Ustaz Adi Hidayat beserta amalan-amalan sunnah yang dapat dilakukan.
Makna dan Hikmah Hari Tasyrik
Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 196-203 menjelaskan secara rinci tata cara beribadah selama hari-hari terakhir haji, yang mencakup Hari Tasyrik.
Pada masa ini, selain melaksanakan ritual fisik, para jamaah haji disunnahkan untuk lebih banyak berdzikir dan berdoa.
Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan adanya dua pilihan dalam melaksanakan ibadah Tasyrik bagi jamaah haji, yaitu nafar awal (menuntaskan ibadah selama dua hari) atau nafar akhir (tiga hari penuh).
Yang paling penting bukan lamanya waktu beribadah, melainkan ketulusan hati dan kesungguhan saat menjalankannya.
Dalam ayat-ayat tersebut, Allah mengingatkan agar doa yang dipanjatkan tidak hanya fokus pada hal-hal duniawi seperti harta dan kedudukan, tetapi juga berorientasi pada kebahagiaan akhirat.
Baca Juga: 4 Perbedaan Kurma Ajwa Asli dan Palsu untuk Oleh-Oleh Haji, Awas Tertipu!
Esensi Dzikir dan Doa pada Hari Tasyrik
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dalam ayat-ayat Al-Qur'an juga disebutkan ada dua kelompok orang yang berdoa saat haji, yaitu:
- Golongan yang hanya meminta kebaikan duniawi saja, seperti keberhasilan karir, kedudukan, harta, dan urusan dunia lainnya tanpa memperhatikan bekal akhirat. Mereka hanya fokus dunia dan lupa nilai akhirat.
- Golongan yang sadar akan keseimbangan antara dunia dan akhirat, berdoa agar diberikan kebaikan di dunia dan akhirat sekaligus. Mereka ini termasuk orang-orang yang beruntung dan mendapatkan kebahagiaan hakiki.
Amalan Sunnah di Hari Tasyrik
Berikut adalah beberapa amalan sunnah yang dianjurkan pada Hari Tasyrik:
1. Memperbanyak Takbir, Tahlil, dan Tahmid
Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan pada Hari Tasyrik adalah memperbanyak takbir (mengucapkan "Allahu Akbar"), tahlil (membaca kalimat "La ilaha illallah"), dan tahmid (mengucapkan "Alhamdulillah").
Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan serta menganjurkan agar umatnya memperbanyak dzikir selama Hari Tasyrik.
2. Melakukan Amal Ibadah dengan Kesadaran dan Ketakwaan
Pada Hari Tasyrik, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah apapun yang bisa dilakukan, asalkan dilakukan dengan kesungguhan dan ketakwaan.
Ibadah yang dilakukan pada hari-hari Tasyrik memiliki keutamaan lebih besar dibandingkan amalan serupa di waktu lain.
Hal ini sejalan dengan penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang mengingatkan kita bahwa Hari Tasyrik merupakan momentum spiritual yang mengajarkan kita mendekatkan diri kepada Allah dengan meningkatkan kualitas ibadah, dzikir, dan doa.
Larangan Puasa saat Hari Tasyrik
Pada Hari Tasyrik, terdapat aturan khusus yang melarang umat Muslim untuk berpuasa. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa Hari Tasyrik adalah "hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah."
Larangan puasa ini bertujuan agar umat Muslim menikmati keberkahan waktu dengan memanjakan diri secara halal dan memperbanyak dzikir.
Dengan memperbanyak makan, minum, dan berdzikir, kita diajak untuk mensyukuri nikmat Allah, menjaga semangat ibadah, dan meningkatkan rasa cinta kepada-Nya.
Demikianlah informasi terkait amalan sunnah yang dianjurkan di Hari Tasyrik menurut Ustaz Adi Hidayat. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Mindful Beauty: Menemukan Ketenangan Lewat Sentuhan Essential Oil Alami
-
Terkena PHK sebelum Lebaran Apakah Dapat THR? Jangan Mau Rugi, Pahami Aturannya!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
-
Kapan Zakat Fitrah Dibayarkan? Jangan Melewati Batas Waktu Ini Agar Tidak Haram
-
Bukan Cuma LPDP! Ini 4 Beasiswa Pemerintah Indonesia Fully Funded Kuliah di Luar Negeri
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA dan Himbara, Cek Batas Maksimal Penukaran!
-
Apakah Pegadaian Bisa Gadai HP Tanpa Dus? Ini Syarat dan Caranya
-
5 Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jogja untuk THR Lebaran, Bebas Antre Dapat Uang Baru!
-
Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara Inggris? Ini Syarat dan Prosedur yang Wajib Diikuti
-
5 Panci Presto Listrik Anti Meledak untuk Memasak Daging Cepat Empuk