Suara.com - Selama ini alat pertukangan selalu diasosiasikan dengan laki-laki — berat, berisik, dan butuh tenaga ekstra. Padahal, perempuan pun sah-sah saja pegang bor atau palu sendiri.
Terlebih di era sekarang, DIY (Do It Yourself) sudah jadi gaya hidup banyak perempuan modern yang mau lebih mandiri di rumah, mulai dari pasang rak, betulin gagang pintu, sampai membuat dekorasi simpel.
Kabar baiknya, kini ada pilihan perkakas dengan desain ergonomis dengan fitur-fitur pintar yang gampang dipakai. Jadi, tak perlu lagi repot memanggil tukang atau menunggu pasangan pulang kerja buat urusan kecil-kecil di rumah!
DeWALT, yang telah dikenal sebagai produsen perkakas bertenaga yang kuat dan tahan lama, resmi merambah pasar Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Kawan Lama Solution dan AZKO.
“Melalui kerja sama dengan Kawan Lama Group, kami ingin membawa DeWALT lebih dekat dengan para profesional di seluruh Indonesia,” ujar Kevin Fernando, President Tools and Outdoor Asia Commercial PT Stanley Black & Decker pada peluncuran Power Tools DeWALT di Indonesia, Bekasi (13/6/2025).
Sejalan dengan transformasi industri nasional, kehadiran merek perkakas ini menjadi tambahan penting dalam mendukung kebutuhan kerja yang menuntut kecepatan dan akurasi tinggi.
Dari alat cordless berteknologi tinggi hingga aksesori pelengkap, seluruh rangkaian produk dirancang untuk menunjang kinerja profesional dengan standar keselamatan dan kualitas tinggi.
Selain itu, menurut Tan Hadi Purnama, selaku Managing Director Kawan Lama Solution, selain menyasar ke profesional, DeWALTs sendiri membidik para pehobi pertukangan kayu.
Beberapa jenis perkakas yang paling diminati di antaranya bor yang dapat dengan mudah digunakan tanpa takut terkena panas atau terkena setruman.
Baca Juga: Wisata Pakuhaji Bandung, Tempat yang Cocok untuk Wisatawan Hobi Berkuda
Itu sebabnya, perkakas ini cocok untuk para perempuan yang memang suka membuat kreasi dari kayu dan memerlukan alat dengan power yang bisa diubah-ubah, serta dapat memberikan perlindungan yang aman tanpa takut melukai tangan.
Keunggulan lainnya, baterai dari seluruh perkakas dapat dicas hanya dalam waktu 45 menit saja. Dan pengguna dapat melihat kondisi baterai yang sudah tercas dengan penuh ataupun habis baterai.
Dan yang paling menarik, baterai perkakas ini juga dapat digunakan menjadi powerbank.
“Semua orang bisa menggunakannya, bahkan perempuan juga bisa menggunakan ini, karena punya power yang dapat diubah sesuai dengan keinginan, para perempuan bisa menggunakan ini untuk memajang bingkai foto misalnya,” ujar Tan Hadi Purnama.
Terlepas dari semua itu, Kawan Lama Solution juga menawarkan dukungan teknis dan edukasi, pelatihan penggunaan, konsultasi, hingga layanan purna jual yang responsif.
Jadi, kini perempuan tak ada lagi alasan buat takut atau ragu pegang perkakas sendiri. Dengan perkakas ini, siapa pun bisa melakukan perbaikan atau proyek DIY di rumah tanpa harus bergantung pada tukang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor