- Semprotkan cuka putih langsung ke area yang berjamur.
- Biarkan selama minimal satu jam agar cuka bekerja membunuh spora jamur.
- Gosok dengan sikat atau lap basah untuk mengangkat jamur.
- Bilas dengan air bersih dan keringkan.
Kelebihan: Cuka aman untuk sebagian besar permukaan dan tidak menghasilkan uap berbahaya seperti pemutih. Bau cuka akan menghilang setelah mengering.
3. Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida (3%) adalah antijamur dan antibakteri yang baik, dan lebih lembut daripada pemutih.
Campuran: Gunakan hidrogen peroksida 3% murni atau campurkan dengan sedikit air.
Cara Penggunaan:
- Tuang hidrogen peroksida ke dalam botol semprot.
- Semprotkan pada area yang berjamur dan biarkan selama 10-15 menit.
- Gosok dengan sikat atau lap.
- Bilas dengan air dan keringkan.
4. Baking Soda
Baking soda dapat membersihkan jamur, menyerap kelembapan, dan menghilangkan bau apek.
Campuran: Campurkan ¼ sendok teh baking soda dengan 1 cangkir air hingga membentuk pasta.
Cara Penggunaan:
Baca Juga: 4 Cara Ampuh Hilangkan Coretan Krayon dan Spidol di Dinding Rumah, Tak Perlu Dicat Ulang!
- Oleskan pasta pada area yang berjamur.
- Biarkan beberapa menit.
- Gosok dengan sikat atau spons.
- Bilas dan keringkan. Anda juga bisa menyemprotkan larutan baking soda dan air sebagai pencegah.
Langkah Terakhir: Mencegah Jamur Kembali Datang
Membersihkan jamur hanyalah separuh pertempuran. Untuk memastikan jamur tidak kembali, Anda harus mengatasi akar masalahnya: kelembapan.
- Perbaiki Kebocoran: Segera perbaiki pipa bocor, atap yang bocor, atau rembesan air lainnya. Ini adalah langkah paling krusial.
- Tingkatkan Ventilasi: Pasang exhaust fan di kamar mandi dan dapur, dan gunakan setiap kali setelah mandi atau memasak.
Buka jendela dan pintu secara teratur untuk membiarkan udara segar masuk dan mengusir udara lembap. - Gunakan kipas angin di area yang cenderung lembap.
- Gunakan Dehumidifier: Jika Anda tinggal di daerah dengan kelembapan tinggi, dehumidifier dapat sangat membantu mengurangi kadar kelembapan di udara.
- Bersihkan Secara Teratur: Bersihkan area yang rentan jamur secara rutin dengan larutan cuka atau baking soda untuk mencegah pertumbuhan awal.
- Jaga Jarak Furnitur: Jangan menempelkan furnitur terlalu rapat ke dinding, terutama di dinding luar. Beri sedikit celah agar udara bisa bersirkulasi.
- Gunakan Cat Anti-Jamur: Untuk area yang sangat rentan, pertimbangkan untuk menggunakan cat khusus anti-jamur saat mengecat ulang.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Cat Anti Jamur Terbaik untuk Tembok Rumah di Daerah Lembab
-
7 Rekomendasi PVC Wall Panel Termurah untuk Mengatasi Jamur di Tembok Rumah
-
6 Rekomendasi Merek Cat Tembok Waterproof Andalan: Rumah Antibocor Bye-bye Rembes
-
7 Cara Mengatasi Jamur dan Pengelupasan pada Cat Tembok, Mudah dan Murah
-
5 Motif Wallpaper Pilihan Desainer Interior: Sentuhan Estetik untuk Dapur Minimalis
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
5 Rekomendasi Lulur Lokal dengan Butiran Halus, Tidak Sakit di Kulit
-
Condovilla, Pilihan Hunian Baru Anak Kota yang Nyaman dan Punya Nilai Lebih
-
5 Rekomendasi Sepatu dengan Bantalan Empuk, Cocok untuk Lansia Nyeri Lutut
-
Lansia Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Cek Rekomendasi yang Empuk Anti Nyeri Sendi
-
5 Bedak Padat Mengandung SPF, Lindungi Wajah dari Bahaya Fatal Sinar UV
-
CPNS 2026 Dibuka Kapan? Simak Informasi Terkini dan Prediksi Jadwalnya.
-
5 Salep Pereda Nyeri Sendi di Apotek, Cocok untuk Lansia yang Sering Sakit Lutut
-
5 Rekomendasi Panci Presto Anti Lengket dan Hemat Gas, Harga Terjangkau
-
5 Bedak Translucent yang Bagus dan Murah untuk Mengunci Makeup dengan Sempurna
-
Urutan Skincare Pagi dan Malam untuk Flek Hitam Usia 50-an, Harga Murah Meriah