Suara.com - Linda Yaccarino mengundurkan diri dari jabatan CEO X (dulunya Twitter) dua tahun setelah platform media sosial tersebut diakuisisi oleh startup AI milik Elon Musk, yakni xAI.
Perempuan 61 tahun itu mengumumkan pengunduran diri melalui akun X pribadinya pada Rabu, 9 Juli 2025.
"Setelah dua tahun yang mengesankan, saya memutuskan untuk mundur sebagai CEO X," tulisnya singkat di akun @lindayaX.
Elon Musk pun membalas cuitan tersebut dengan ucapan terima kasih, "Terima kasih atas kontribusimmu."
Kabar mundurnya Linda Yaccarino ini seketika menjadi berita besar dan memicu berbagai spekulasi. Beberapa menduga ia memiliki masalah dengan Elon Musk.
Sayangnya, Linda Yaccarina tidak menyebutkan secara gamblang apa penyebab dirinya mendadak mundur sebagai CEO X.
Lantas, sebenarnya siapa Linda Yaccarina? Bagaimana latar belakangnya dan seberapa kaya dirinya selama bekerja di X? Simak profil selengkapnya di bawah ini.
Profi lengkap Linda Yaccarina, dari latar belakang hingga kekayaan
Linda Yaccarino tumbuh di Deer Park, New York, Amerika Serikat. Kini berusia 61 tahun, ia lahir pada 21 Desember 1963 di Long Island. Ayahnya bekerja sebagai Wakil Kepala Kepolisian dan ibunya seorang pegawai negeri sipil (PNS).
Baca Juga: 6 Inspirasi Desain Rumah 9x10 Meter: 3 Kamar Tidur Plus Garasi, Segini Estimasi Biayanya
Linda merupakan lulusan dari kampus Donald P. Bellisario College of Communications, Pennsylvania, dengan jurusan telekomunikasi.
Dari pernikahannya dengan Claude Madrazo, Linda dikaruniai dua anak yakni Matthew dan Christian. Sang suami merupakan mantan pemain hoki klub Divisi 11 NCAA.
Linda Yaccarino bekerja sebagai CEO X Corp sejak Juni 2023. Sebelumnya, ia pernah bekerja Turner Entertainment selama hampir 20 tahun dengan jabatan Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Operasi.
Lalu, ia melanjutkan pekerjaannya di perusahaan media NBC Universal sebagai Kepala Periklanan dan Kemitraan Global selama 10 tahun.
Berdasarkan laman Times of India, market Realist dan GoBanking Rates melaporkan Linda Yaccarino memiliki total kekayaan bersih antara 35 juta - 40 juta USD Amerika Serikat (sekitar Rp568 miliar hingga Rp650 miliar).
Total kekayaan tersebut tidak hanya didapat ketika Linda Yaccarino bekerja di X, tetapi sejak di NBCU. Ia mendapat 4 juta USD per tahun (Rp65 miliar) per tahun.
Sementara di X, Linda Yaccarino diyakini memperoleh gaji pokok sekitar 6 juta USD (Rp97 miliar) per tahun. Namun, itu belum dengan bonus yang didapatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil