Suara.com - Lari maraton bukan sekadar soal stamina. Sepatu lari yang tepat bisa jadi penentu performa dan kenyamanan sepanjang lintasan.
Sepatu untuk maraton idealnya memiliki bantalan optimal, bobot ringan, stabilitas tinggi, dan sirkulasi udara yang baik agar kaki tetap sejuk dan bebas cedera.
Tanpa dukungan sepatu yang sesuai, pelari berisiko mengalami nyeri lutut, lecet, atau bahkan cedera serius akibat tekanan berulang.
Salah satu merek yang mulai dilirik pelari maraton adalah Skechers, berkat teknologi bantalan empuk dan desain ringan yang menunjang langkah panjang dan stabil.
Berikut ini adalah 4 rekomendasi sepatu Skechers yang cocok untuk lari maraton dan latihan jarak jauh di bawah Rp 1 juta:
1. Skechers Go Run Elevate (Rp 879.200)
Skechers Go Run Elevate dirancang sebagai sepatu serbaguna yang andal untuk berbagai jenis latihan, baik di dalam maupun di luar ruangan.
Dengan bantalan ULTRA GO® yang responsif, sepatu ini menawarkan kenyamanan dan pengembalian energi yang baik di setiap langkah.
Bagian atasnya terbuat dari bahan engineered knit mesh yang memberikan sirkulasi udara maksimal, menjaga kaki tetap sejuk selama berlari.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Running Nineten, Performa Juara Mulai Rp400 Ribuan
Dilengkapi dengan insole Air-Cooled Goga Mat™, sepatu ini tidak hanya empuk tetapi juga memberikan topangan yang mampu menyerap guncangan.
2. GO RUN Elevate Men's Sneakers (Rp 959.000)
Meskipun seringkali dianggap sebagai penamaan umum, "GO RUN Elevate Men's Sneakers" merujuk pada varian dari seri Elevate yang menonjolkan desain pull-on atau tanpa tali.
Varian seperti 'Accelerate' ini menawarkan kemudahan dan kenyamanan ekstra saat dipakai. Sepatu ini tetap mengusung teknologi inti dari seri Elevate, termasuk midsole empuk ULTRA GO® dan insole Air-Cooled Goga Mat yang sejuk.
Desainnya yang praktis membuatnya menjadi pilihan favorit untuk mereka yang menginginkan sepatu latihan yang cepat dan mudah digunakan tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan.
3. GO RUN Consistent 2.0 (Rp 999.000)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus