Jika budget Anda berada di bawah 2 juta, berikut adalah dua jawara lokal yang patut Anda pertimbangkan secara serius:
1. Ortuseight Hyperglides 2.0
Merek asal Indonesia ini membuat gebrakan besar dengan seri Hyperglides. Versi 2.0 ini adalah penyempurnaan yang signifikan dan menjadi andalan banyak pelari komunitas.
Teknologi Utama: Dilengkapi dengan full-length carbon fiber plate yang disematkan di antara dua lapisan busa CumulusFoam yang empuk dan responsif.
Karakter: Memberikan sensasi lari yang bouncy (membal) dan efisien, sangat cocok untuk lari tempo, interval, hingga lomba 10K, half marathon, bahkan full marathon bagi sebagian pelari.
Kisaran Harga: Rp 1.300.000 - Rp 1.500.000.
2. 910s (Nineten) Haze Pro
910s adalah salah satu pelopor sepatu lari teknikal di Indonesia. Haze Pro adalah jawaban mereka untuk segmen super shoe yang sangat kompetitif dan berhasil mencuri perhatian.
Teknologi Utama: Menggunakan teknologi Carbonax Plate yang dipadukan dengan midsole Hyper-Fly Foam. Kombinasi ini dirancang untuk stabilitas dan tolakan ke depan yang kuat.
Karakter: Dikenal memiliki basis yang lebih stabil dibandingkan beberapa super shoe lain, membuatnya menjadi pilihan menarik bagi pelari yang membutuhkan sedikit topangan ekstra saat lelah.
Baca Juga: 5 Pilihan Sepatu Terbaik untuk Anak Sekolah, Brand Lokal Kualitas Internasional
Kisaran Harga: Rp 1.300.000.
Berita Terkait
-
Malas Jadi Ganas! 5 Rekomendasi Sepatu Kanky Murah yang Bikin Kamu Semangat Lari
-
4 Sepatu Lari Lokal Rp200 Ribuan: Lentur dan Nyaman, Performa Terbaik di Segala Medan
-
Jangan Beli Sepatu Impor Dulu! Ini 5 Sepatu Lokal Kualitas Dunia, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
5 Pilihan Sepatu Terbaik untuk Anak Sekolah, Brand Lokal Kualitas Internasional
-
5 Sepatu Lokal Alternatif Adidas Samba: Harga Lebih Murah, Kualitas No Abal-abal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut
-
Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang
-
Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa
-
Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
-
Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara
-
Kebijakan Pemerintah Ini Bikin Bisnis Akar Rumput Untung, BBRI Ikutan Cuan
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood