Suara.com - Kedutan alis kiri sangat umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang, hal ini disangkutpautkan dengan berbagai tafsir sesuai primbon Jawa atau kepercayaan lain yang berkembang di masyarakat.
Beberapa kalangan masyarakat percaya bahwa kedutan alis kiri menandakan orang yang mengalaminya akan segera mendapat rezeki, atau justru sebaliknya.
Namun, artinya akan berbeda jika dilihat dari segi medis. Bisa saja kedutan alis kiri disebabkan oleh mata yang lelah atau kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan pengobatan segera.
Supaya lebih jelas, berikut Suara.com rangkum beberapa kepercayaan mengenai arti kedutan alis kiri, baik menurut Primbon Jawa maupun segi medis.
Arti Kedutan Alis Kiri Menurut Primbon Jawa
Menurut kepercayaan yang diwariskan turun-temurun dalam primbon Jawa, kedutan di bagian tubuh tertentu sering dianggap sebagai "bisikan" alam mengenai peristiwa yang akan datang. Kedutan pada alis kiri, untungnya, sering dihubungkan dengan pertanda baik.
Berikut adalah beberapa arti kedutan alis kiri yang paling populer menurut primbon Jawa:
- Akan Bertemu Seseorang yang Dirindukan
Salah satu tafsir yang paling umum adalah Anda akan segera bertemu dengan keluarga, sanak saudara, atau kawan lama yang sudah lama tidak berjumpa. Pertemuan ini diyakini akan membawa kebahagiaan dan mempererat kembali tali silaturahmi.
Baca Juga: Arti Kedutan di Mata Kiri Bawah Menurut Islam, Salah Satunya Menemukan Barang yang Hilang
- Pertanda Datangnya Rezeki
Siapa yang tidak senang dengan pertanda ini? Kedutan di alis kiri seringkali dianggap sebagai isyarat bahwa Anda akan mendapatkan rezeki yang tidak terduga. Rezeki ini bisa datang dalam berbagai bentuk, tidak melulu soal finansial.
- Isyarat Jodoh Semakin Dekat
Bagi Anda yang masih lajang, kedutan alis kiri bisa menjadi pertanda yang menggembirakan. Konon, ini adalah tanda bahwa Anda akan segera dipertemukan dengan seseorang yang spesial atau jodoh yang selama ini dinanti.
Penjelasan Medis di Balik Alis yang Berkedut
Jika primbon melihat kedutan sebagai sebuah pertanda, dunia medis melihatnya sebagai respons tubuh terhadap kondisi tertentu. Myokymia pada alis umumnya bersifat sementara dan bisa hilang dengan sendirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus