Suara.com - Belakangan ini, nama sepatu Kanky ramai dibicarakan di media sosial. Brand ini dikenal dengan desainnya yang kekinian dan selalu cepat habis setelah peluncuran. Namun, tak sedikit orang bertanya, sebenarnya Kanky berasal dari mana?
Jika kamu mencarinya di toko sepatu konvensional, mungkin akan kesulitan menemukannya. Sebab, Kanky lebih fokus menjual produknya secara online dan lewat pop-up event.
Strategi pemasaran ini memang dirancang sesuai dengan target utama mereka, yakni anak muda modern yang aktif di dunia digital.
Dalam unggahan akun resmi Instagram @sepatukanky, disebutkan bahwa Kanky merupakan produk lokal buatan Indonesia.
Brand ini didirikan pada tahun 2019 oleh Alonsus Ivan Kurniadi, yang memulai usahanya di Bandung, meskipun produksi sepatunya dilakukan di Surabaya.
Nama Kanky sendiri ternyata merupakan singkatan dari "kaki kanan dan kiri(y)". Sementara dua huruf "O" dan "V" dalam logonya diambil dari nama anak sang pendiri, yakni Violanita dan Olga.
Salah satu hal yang turut mengangkat popularitas merek ini adalah kolaborasinya dengan dr. Tirta, seorang influencer dan pebisnis yang akrab disapa Cipeng.
Strategi promosi mereka cukup efektif. Interaksi langsung dengan warganet yang penasaran akan review dari dr. Tirta sukses menarik perhatian pasar.
Ditambah lagi, produk mereka memang menawarkan sejumlah kelebihan yang diminati konsumen masa kini.
Baca Juga: 9 Sepatu Kanky Paling Empuk: Kaki Nyaman Seharian Tanpa Pegal!
Keunggulan Sepatu Kanky
1. Harga yang Bersahabat
Karena seluruh proses produksi dilakukan di dalam negeri, berbagai komponen biaya dapat ditekan. Penjualan yang berfokus secara online juga menghemat pengeluaran sewa toko dan distribusi, sehingga harga jual sepatu Kanky menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
2. Mutu Terjaga
Melalui akun Instagram resminya, Kanky sering membagikan proses pembuatan sepatu mereka. Menariknya, setiap sepatu harus lolos dari 8 tahapan quality control sebelum sampai ke tangan pembeli.
3. Desain Modis dan Kekinian
Sepatu Kanky dirancang dengan model yang modern, mengikuti selera anak muda maupun profesional muda. Meski banyak didominasi oleh desain unisex dan khusus pria, gayanya tetap stylish dan versatile.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria