Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa. (Foto dok. Basarnas)
  • Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada hari kelima.
  • TNI AL berhasil mengidentifikasi posisi objek diduga kapal yang bergeser ke koordinat 04°31,667' S - 114°00,245' T menggunakan sonar aktif.
  • Basarnas mencatat 108 orang selamat, enam meninggal dunia, dan 129 korban masih dalam proses pencarian intensif.

Suara.com - Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa.

Memasuki hari kelima, pencarian dilakukan melalui penyisiran udara dan laut.

Dalam perkembangan pencarian, badan kapal KM Virgo Transport 8 sudah tidak terlihat di permukaan laut dari jarak 1,1 nautical mile (NM) sejak kemarin, 16 September 2026.

Dalam keterangan Basarnas, kondisi tersebut membuat deteksi bawah air menjadi salah satu bagian penting dalam pencarian. TNI AL menggunakan sonar aktif dan berhasil mengidentifikasi posisi objek yang diduga merupakan kapal KM Virgo Transport 8.

Objek tersebut terdeteksi berada di koordinat 04°31,667' S - 114°00,245' T. Posisi itu diketahui bergeser sekitar 500 yard ke arah tenggara dari posisi sebelumnya.

Selain mendeteksi objek yang diduga kapal, tim SAR juga menemukan sebuah life raft yang diduga berasal dari KM Virgo Transport 8 di perairan Kuala Pembuang.

Berdasarkan data sementara Basarnas, kecelakaan KM Virgo Transport 8 melibatkan 243 orang. Sebanyak 108 orang telah berhasil diselamatkan, enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Pencarian Dibagi Dua Sektor

Pada hari kelima operasi, strategi pencarian dibagi menjadi dua sektor utama, yakni pencarian melalui udara dan laut.

Unsur udara yang terdiri dari helikopter Basarnas, Polri, dan TNI AL difokuskan untuk melakukan penyisiran di area seluas kurang lebih 1.489 nautical mile persegi.

Tim SAR gabungan mengangkat kantong berisi jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang tiba di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. [Gambar: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]

Sementara itu, unsur laut melakukan pencarian dengan membagi wilayah menjadi empat sektor utama. Total luas area pencarian melalui laut mencapai sekitar 5.600 nautical mile persegi.

Operasi tersebut melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI/Polri hingga potensi SAR lainnya.

Sejumlah alat utama juga dikerahkan, termasuk kapal SAR, kapal perang TNI AL, helikopter, pesawat udara, serta berbagai peralatan pendukung untuk pencarian dan evakuasi.

Dalam pelaksanaannya, tim SAR menghadapi kendala berupa perubahan cuaca yang terjadi secara cepat.

Meski demikian, kondisi cuaca saat ini dilaporkan cerah berawan dengan tinggi gelombang berkisar 1 hingga 1,5 meter. Kondisi tersebut masih memungkinkan operasi pencarian dan pertolongan dilakukan secara optimal.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com