Suara.com - Dusun Butuh, kawasan wisata yang populer dengan julukan Nepal Van Java, kembali mencuri perhatian. Terletak di lereng Gunung Sumbing, kampung ini tak hanya memukau dengan deretan rumah-rumah warga yang bertumpuk di bukit seperti desa pegunungan di Nepal, tapi juga dengan semangat warganya yang aktif membangun desa lewat gotong royong dan kreativitas.
Kali ini, Dusun Butuh mendapat sentuhan warna dan semangat baru dari Nippon Paint Indonesia melalui program CSR bertajuk Warnai Kehidupan #ColouringLives.
Dalam rangka mendukung pengembangan komunitas wisata berbasis budaya dan alam, Nippon Paint mendonasikan 1.654 liter cat untuk mempercantik rumah-rumah warga. Cat yang digunakan adalah Elastex Waterproof 3-IN-1, yang sekaligus berfungsi sebagai pelapis anti-bocor, cat dasar, dan cat akhir—cocok untuk cuaca lembap di daerah pegunungan.
Tak hanya soal warna, Nippon Paint juga mengadakan Kompetisi Mural Nepal Van Java bertema “Kebudayaan Masyarakat Nepal Van Java”.
Para seniman mural dari berbagai daerah diundang untuk berkreasi langsung di dusun ini, menciptakan karya yang memperkuat identitas lokal sekaligus memperindah ruang publik.
“Dusun Butuh bukan hanya ikon visual, tapi juga simbol semangat kolektif masyarakat. Kami ingin mendukung potensi ini lewat warna dan kreativitas,” ujar Rakhmad Banar Sasana, Assistant Sales Manager Jawa Tengah, Nippon Paint Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan ruang publik yang bukan hanya indah, tapi juga bermakna bagi masyarakat. Lomba mural ini jadi ajang ekspresi kreatif sekaligus pemicu kolaborasi lintas komunitas,” tambah Banar.
Program ini juga melibatkan toko bangunan lokal, TB Utomo, sebagai mitra. Anang Arif Okdwiharto, pemilik TB Utomo, menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangkitkan semangat generasi muda dan memberi nilai tambah bagi pariwisata lokal.
“Ini bukan sekadar seni. Ini cara membangun identitas dan membuka peluang baru untuk desa kami,” jelasnya.
Baca Juga: "Malaikat Penjaga Kyiv", Seniman Abadikan Pahlawan Perang Ukraina dalam Mural Menyentuh
Sejak 2021, Nippon Paint telah aktif mendukung inisiatif serupa di berbagai daerah. Di Dusun Butuh, program ini menjadi bukti bahwa warna bisa membawa perubahan nyata—bukan cuma mempercantik bangunan, tapi juga menguatkan semangat dan kebersamaan masyarakat.
“Kami percaya bahwa warna bisa mengubah ruang, membangun semangat, dan memperkuat ikatan sosial. Nepal Van Java adalah contoh nyata bagaimana warna dan kolaborasi bisa menciptakan perubahan,” tutup Banar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
5 Sepeda Gunung Senyaman Polygon Xquarone EX9, Kualitas Juara Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Bedak untuk Biang Keringat, Ampuh Atasi Gatal-gatal
-
Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
-
7 Sunscreen Terlaris di Shopee untuk Samarkan Garis Halus dan Flek Hitam Usia 50-an
-
Imlek 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Tema, Link Download Logo, Makna dan Shio
-
Terpopuler: Kronologi Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Agama Jeffrey Epstein?
-
Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya
-
7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
-
25 Link Download PP Ramadan 2026, Bikin Bulan Puasa Lebih Meriah
-
Apa Agama Jeffrey Epstein yang Dikirimi Kain Kiswah Kabah?