Suara.com - Jika kamu sedang mencari cara seru untuk menghabiskan waktu sambil mendukung produk lokal, LokalMade 2025: The Unseen di PIK Avenue adalah tempat yang tak boleh dilewatkan.
Digelar dari 31 Juli hingga 10 Agustus 2025, acara ini bukan sekadar bazaar biasa, melainkan sebuah perayaan kreativitas, gaya hidup, dan interaksi sosial yang dikemas dalam suasana modern dan menyenangkan.
Apa Itu LokalMade?
LokalMade adalah ajang kurasi brand lokal pilihan yang menghadirkan lebih dari 50 pelaku usaha kreatif dari berbagai kategori, mulai dari fashion, kuliner, aksesoris, parfum, hingga hobi.
Setiap brand dikurasi secara khusus agar pengunjung mendapatkan pengalaman berbelanja yang tidak hanya estetik, tapi juga autentik. Acara ini menjadi jembatan antara kualitas lokal dan gaya hidup urban masa kini.
Namun keunikan LokalMade tak berhenti di deretan booth yang tertata apik. Suasananya terasa seperti festival urban yang penuh semangat dan kehangatan.
Di satu sisi pengunjung bisa menyaksikan fashion runway, sementara di sisi lain alunan musik jazz dan DJ set menciptakan atmosfer yang hidup.
Talkshow bersama kreator konten lokal juga memperkaya pengalaman, menjadikan kunjungan ke LokalMade lebih dari sekadar ajang belanja.
Yang membuat acara ini semakin menarik adalah dua program unggulannya, permainan claw machine dan undian emas logam mulia 5 gram.
Baca Juga: Mulai Rp100 Ribuan, 5 Rekomendasi Sneakers Lokal Mirip Nike dan Adidas Terbaru 2025
Pengunjung hanya perlu berbelanja minimal Rp250 ribu untuk bisa menjajal claw machine secara gratis dan berpeluang membawa pulang hadiah seperti parfum full-size dan merchandise eksklusif.
Sementara dengan struk belanja minimal Rp500 ribu (boleh dari dua transaksi berbeda), kamu bisa ikut undian emas yang pemenangnya akan diumumkan langsung di lokasi pada 10 Agustus pukul 19.30 WIB. Dan ya, pemenangnya wajib hadir!
Respons pengunjung pun sangat positif. Caca, warga Grogol, datang khusus untuk mencari koleksi Nappa Milano yang selama ini hanya bisa ia lihat secara online.
“Di sini koleksinya lengkap dan harganya oke banget. Tadi aku juga main claw, dapet parfum!” katanya antusias.
Begitu pula Daniel, yang langsung membidik Reacher, brand fashion pria dengan gaya maskulin clean yang cocok untuk keseharian profesional muda.
LokalMade bukan hanya tempat untuk berburu produk berkualitas, tapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan kreator dan konsumen dalam satu atmosfer yang suportif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi