Suara.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Pedangdut, pembawa acara, sekaligus komedian Mpok Alpa meninggal dunia akibat penyakit kanker payudara pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Kabar meninggalnya Mpok Alpa diumumkan oleh rekan dekatnya, Raffi Ahmad, saat memandu acara 'FYP' bersama Irfan Hakim.
"Mohon doanya agar almarhumah Nina, Mpok Alpa, diterima di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala dan keluarga yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan," kata Raffi Ahmad.
Suami Nagita Slavina itu menambahkan, "Karena Mpok Alpa ini orang yang baik. Mungkin Allah memanggil cepat karena Allah lebih sayang sama Mpok Alpa."
Rupanya, selama ini Mpok Alpa menahan rasa sakitnya ketika di depan publik. Ia selalu bersikap profesional ketika harus bekerja meski baru saja menjalani pengobatan.
"Sebenarnya Mpok Alpa sakit kanker dari beberapa bulan lalu. Dalam kondisi hamil Mpok Alpa mengeluh sakit, diperiksa terkena sakit parah, pengobatan dilakukan sejak hamil," imbuh Irfan Hakim.
Sejak kabar meninggalnya Mpok Alpa beredar, publik menjadi penasaran dengan sosoknya, termasuk bagaimana dirinya dahulu dikenal?
Mpok Alpa Terkenal Karena Apa?
Mpok Alpa memiliki nama asli Nina Carolina. Ia sudah menjadi penyanyi dangdut sejak duduk di kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dengan bernyanyi dari panggung ke panggung.
Baca Juga: Mpok Alpa Meninggal Dunia: Kisah Haru dari Panggung Hajatan Rp5 Ribu hingga Jadi Bintang
Namanya mencuat ke publik usai viral video curhatannya yang ingin diajak jalan-jalan oleh sang suami ke mal dan Alfamart, sebagai bentuk hiburan di tengah rutinitasnya sebagai ibu rumah tangga. Video ini viral di Facebook pada 2018 lalu.
Curhatannya menggugah gelak tawa warganet lantaran logat Betawi-nya. Penampilannya di video tersebut juga tampak lucu, hingga banyak warganet tertarik untuk menontonnya.
Videonya sampai mendapat perhatian dari pihak Alfamart, dan itulah asal usul panggilan 'Mpok Alpa' kepada Nina Carolina.
Sejak namanya viral ke publik, karir menyanyinya juga semakin naik. Bahkan, almarhumah sudah merilis dua single berjudul Ke Emol dan Mati Rasa.
Mpok Alpa pernah satu panggung dengan pedangdut terkenal Elvi Sukaesih. Namun kini, ia lebih dikenal sebagai seorang komedian dan pembawa acara televisi.
Saking terkenalnya, Mpok Alpa memiliki kelompok penggemar yang diberi nama Carolina Fans Club (CFC).
Diketahui, Mpok Alpa meninggal dunia di usia 38 tahun dan ia meninggalkan
seorang suami dan 4 anak. Dua anak di antaranya kembar laki-laki yang bernama Raffi Ahmad Darmadina dan Raffa Ahmad Darmadina.
Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, para sahabat, rekan sesama artis, serta para penggemar yang selama ini terhibur oleh candaan dan kehangatan pribadinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana