Suara.com - Pernahkah kamu merasa ada orang yang kayaknya “hidupnya hoki terus”? Padahal kalau diperhatikan lebih dalam, keberuntungan sering kali bukan sekadar faktor kebetulan. Ada pola pikir, kebiasaan kecil, dan sikap tertentu yang bikin peluang baik lebih gampang datang menghampiri mereka.
Jadi, bukan cuma soal bintang keberuntungan, tapi juga bagaimana kita menyiapkan diri untuk menyambut kesempatan.
Keberuntungan ternyata bisa diciptakan setiap hari lewat hal-hal sederhana. Mulai dari menjaga energi positif, memperluas relasi, sampai berani mengambil langkah yang berbeda.
Coba ingat, saat kamu bawa payung di cuaca cerah, itu bukan berarti kamu berharap hujan, melainkan sebuah langkah cerdas agar terhindar dari basah kuyup. Atau saat kita pakai asuransi perjalanan, itu bukan karena mengharap hal buruk terjadi, tapi bentuk kesiapan agar liburan tetap aman dari risiko tak terduga.
Nah, prinsip yang sama berlaku untuk gadget kesayangan. Perangkat canggih ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup kita, mulai dari kerja, komunikasi, hingga hiburan.
Dan meskipun teknologinya makin maju, risiko seperti layar retak, terkena tumpahan cairan, atau bahkan hilang tetap mengintai.
Di sinilah proteksi tambahan hadir sebagai bentuk "keberuntungan yang diciptakan" agar kita bisa lebih tenang dan aman.
Mengapa Proteksi Tambahan Itu Penting?
Ponsel keluaran terbaru memang punya garansi resmi dari pabrik. Namun, garansi ini biasanya hanya menanggung cacat produksi, bukan kerusakan akibat kelalaian kita.
Baca Juga: Ulasan To Live, Novel Karya Yu Hua yang Ajarkan Arti Keberuntungan Sebenarnya
Bayangkan saja, garansi resmi tidak akan melindungi kamu saat layar pecah karena tidak sengaja jatuh, atau saat ponsel terendam air.
Untungnya, saat ini banyak distributor resmi yang menawarkan perlindungan ekstra. Salah satunya Apple, yang selain memberikan garansi resmi satu tahun untuk cacat produksi, juga memberikan proteksi ekstra yang tidak main-main, mencakup kerusakan akibat cairan, layar retak, kebakaran, sampai kehilangan atau perampokan.
Distributor resmi Apple di Indonesia seperti Blibli dan Hello Store bahkan menawarkan Gratis Perlindungan Lengkap hingga 24 bulan untuk seluruh pembelian iPhone resmi.
Tren Proteksi Gadget yang Terus Meningkat
Tren proteksi gadget ini bukan sekadar strategi pemasaran. Sadar atau tidak, kesadaran masyarakat untuk melindungi aset vitalnya ini semakin meningkat.
Data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat pertumbuhan premi asuransi umum yang signifikan. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa semakin banyak orang yang menyadari pentingnya perlindungan, termasuk untuk gadget.
Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, bilang bahwa gadget kini sudah menjadi aset vital bagi banyak orang, sehingga perlindungan gadget adalah area yang berpotensi besar dan layak dikembangkan lebih lanjut oleh industri asuransi.
Jadi, menciptakan keberuntungan itu tidak serumit yang kita bayangkan. Dengan mengambil langkah proaktif seperti memberikan proteksi pada gadget, kita tidak hanya melindungi aset, tapi juga mendapatkan rasa aman dan ketenangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebuah langkah kecil yang bisa membawa dampak besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar