Lifestyle / Female
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 22:22 WIB
Trunk show Makaffah Daily. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Industri modest fashion di Indonesia memang nggak pernah sepi dari inovasi. Tapi di tengah gempuran tren fast fashion yang serba instan, ada satu nama lokal yang memilih langkah berbeda, yaitu slow fashion.

Brand tersebut adalah Makaffah Daily. Brand asal Bandung ini baru saja menggelar Trunk Show eksklusif bertajuk “Amorette – A Timeless Ode to Vintage Femininity” pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Uncle Space, Bandung.

Bukan sekadar memperkenalkan koleksi terbaru, acara ini juga jadi ruang silaturahmi hangat antara pelanggan setia, influencer, media, hingga komunitas pecinta modest fashion.

Elegan, Ramah Lingkungan, dan Bermakna

Trunk show Makaffah Daily. (Suara.com/Vania)

Di balik koleksi cantiknya, Makaffah Daily hadir dengan filosofi besar: slow fashion. Menurut sang CEO, Sukmawati Bachtiar, setiap helai pakaian Makaffah dibuat dengan cinta oleh penjahit lokal, mayoritas perempuan, yang diberdayakan agar punya kesempatan lebih luas dalam ekonomi kreatif.

“Slow fashion itu bukan cuma soal desain timeless, tapi juga tanggung jawab. Fashion bisa indah, sekaligus berdampak baik untuk lingkungan,” ujar Sukma.

Dengan visi itu, Makaffah Daily ingin mengajak para perempuan muda untuk lebih sadar dalam memilih busana: tidak sekadar mengikuti tren musiman, tapi berinvestasi pada koleksi yang tahan lama, berkualitas, dan penuh cerita.

Koleksi Amorette: Girly, Pastel, dan Timeless

Menghadirkan 30 looks yang terdiri dari dress, blouse, rok, celana panjang, hingga outer, koleksi Amorette memadukan nuansa vintage feminin dengan sentuhan modern.

Baca Juga: Indra Jegel Lulusan Apa? Jadi 'Konsultan' Fashion Komika, Jago Mix and Match Outfit

Palet warna pastel seperti pink, hijau mint, biru muda, ungu lavender, hingga krem mendominasi koleksi ini, lengkap dengan aksen ruffles, pita, dan lace yang mempermanis tampilan.

Bahan yang digunakan pun ramah kulit dan nyaman dipakai, mulai dari katun poplin, linen, rayon twill, sampai gingham knit.

Hasilnya? Koleksi yang bukan hanya cantik dipandang, tapi juga menyuarakan semangat slow fashion: desain yang tidak lekang oleh waktu, bisa dipakai bertahun-tahun, tanpa kehilangan pesonanya.

Zero Waste Fashion: Gaya Tanpa Rasa Bersalah

Trunk show Makaffah Daily. (Suara.com/Vania)

Salah satu highlight dari acara ini adalah kolaborasi Makaffah Daily dengan Teman Thrifty lewat proyek “Reworked by Sekain”. Ide besarnya sederhana tapi kuat: memanfaatkan sisa kain koleksi Amorette menjadi produk baru, seperti tote bag atau scrunchie.

“Reworked itu tentang memberi kehidupan kedua untuk pakaian atau kain yang sebelumnya dianggap tidak terpakai. Ini cara kami menciptakan gaya yang stylish, tapi tetap bertanggung jawab pada lingkungan,” ungkap Gian Rizky Pratama, Owner Teman Thrifty.

Data yang dipaparkan Gian cukup bikin mikir: 66% orang dewasa di Indonesia membuang setidaknya satu pakaian per tahun, bahkan 25% di antaranya lebih dari 10 pakaian! Padahal, limbah tekstil sudah jadi salah satu penyumbang polusi terbesar di negeri ini.

Fashion dengan Kesadaran Baru

Di balik semua keindahannya, slow fashion memang masih menghadapi tantangan: mulai dari edukasi konsumen hingga harga yang tak bisa disamakan dengan fast fashion. Tapi di situlah letak nilai tambahnya—pakaian Makaffah bukan sekadar outfit, melainkan investasi jangka panjang.

Dengan kisaran harga Rp150 ribu hingga Rp400 ribu, target pasar Makaffah Daily jelas: perempuan muda menengah ke atas yang peduli tren, tapi juga peduli bumi.

“Bagi saya, slow fashion berarti bertanggung jawab. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk generasi mendatang,” tutup Sukma dengan optimis.

Lewat Trunk Show Amorette, Makaffah Daily membuktikan bahwa fashion bisa lebih dari sekadar gaya. Ia bisa jadi ruang pemberdayaan perempuan, wadah kreativitas, sekaligus langkah kecil menuju bumi yang lebih sehat.

Load More