Suara.com - Dalam tradisi Jawa, weton atau hari lahir dipercaya membawa pengaruh besar pada watak, rezeki, hingga perjalanan hidup seseorang.
Salah satu weton yang sering dibicarakan adalah Selasa Legi. Menurut Primbon Jawa, weton ini memiliki keistimewaan yang unik, baik dari sisi kepribadian maupun nasib yang dijalani.
Weton Selasa Legi memiliki jumlah neptu delapan, yaitu angka tiga dari hari Selasa ditambah lima dari pasaran Legi.
Angka ini tergolong kecil, sehingga memiliki pengaruh tertentu terhadap rezeki maupun kecocokan hidup.
Dikutip dari YouTube Njowo Rato, berikut adalah tujuh keistimewaan yang melekat pada mereka yang lahir di weton Selasa Legi.
1. Watak Tegas dan Mandiri
Orang yang lahir di Selasa Legi sering diibaratkan seperti api, mudah marah dan cepat tersulut emosinya. Namun di balik sifatnya yang keras, mereka dikenal memiliki watak tegas dan mandiri.
Mereka tidak suka bergantung pada orang lain dan lebih memilih menyelesaikan urusan dengan kemampuan sendiri.
Kemandirian ini membuat mereka kuat dalam menghadapi tantangan. Meskipun kadang emosinya meledak, mereka juga mudah memaafkan sehingga mampu menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Baca Juga: Rahasia Primbon Jawa: Tanggal Lahir ini Punya Magnet Rezeki Sejak Lahir, Bukan Mistis!
2. Disukai Banyak Orang
Kepribadian Selasa Legi yang aktif, menyenangkan, dan mudah membaur membuat mereka disenangi oleh banyak orang. Dalam lingkungan keluarga, teman, maupun masyarakat, mereka seringkali dikelilingi oleh orang-orang yang tulus menyayangi.
Kelebihan ini juga menjadikan mereka pribadi yang bertanggung jawab dan loyal, terutama dalam hal pekerjaan atau komitmen sosial. Tak heran jika kehadiran mereka selalu membawa warna positif bagi lingkungannya.
3. Kecocokan Jodoh yang Harmonis
Primbon Jawa menyebutkan bahwa Selasa Legi akan sangat cocok bila berjodoh dengan mereka yang memiliki jumlah neptu 11 atau 16. Beberapa di antaranya adalah weton Kamis Kliwon, Rabu Wage, Selasa Kliwon, Sabtu Pon, Senin Pon, Rabu Pahing, dan Jumat Legi.
Apabila perjodohan ini terjadi, kehidupan rumah tangga diprediksi akan harmonis, saling melengkapi, dan penuh kesejahteraan. Keyakinan ini sudah menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat Jawa sejak dahulu kala.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian