- Pada 25 Agustus 2025, Kalender Jawa menunjukkan weton Senin Wage dengan neptu 8.
- Hari ini bertepatan dengan 1 Rabiul Awal 1447 H serta berada dalam naungan Wuku Dhukut.
- Watak utamanya adalah 'Lakuning Geni' yang diimbangi 'Wasesa Segara'
Suara.com - Banyak masyarakat di Indonesia, khususnya suku Jawa, masih menggunakan sistem penanggalan tradisional sebagai panduan kehidupan.
Kalender Jawa menawarkan wawasan unik yang melampaui sekadar penanda hari, bulan, dan tahun.
Pada hari ini, Senin, 25 Agustus 2025, Kalender Jawa menunjukkan identitas waktu yang kaya akan makna filosofis.
Hari ini bertepatan dengan weton Senin Wage, yang memiliki karakteristik dan interpretasi tersendiri.
Memahami Kalender Jawa berarti menyelami sebuah sistem yang memadukan siklus waktu dengan kearifan lokal.
Sistem ini telah diwariskan secara turun-temurun dan terus relevan bagi sebagian masyarakat.
Tanggal 25 Agustus 2025 dalam penanggalan Masehi ini memiliki padanan dalam kalender Islam dan Jawa.
Konversi ini menunjukkan adanya akulturasi budaya yang harmonis dalam sistem penanggalan tersebut.
Menurut perhitungan, hari ini adalah tanggal 1 Rabiul Awal 1447 Hijriah. Ini menandai awal bulan baru dalam kalender Islam, yang seringkali menjadi momen penting bagi umat Muslim.
Baca Juga: Arti Mimpi Jatuh dari Ketinggian, Ini Pesan Alam Bawah Sadarmu Menurut Primbon Jawa
Sementara itu, dalam penanggalan Jawa, hari ini tercatat sebagai tanggal 1 Mulud 1959, Tahun Dal.
Bulan Mulud, yang setara dengan Rabiul Awal, juga memiliki tempat istimewa dalam tradisi dan perayaan budaya Jawa.
Weton
Pusat dari pembahasan Kalender Jawa hari ini adalah weton kelahiran atau 'dina pasaran'.
Weton untuk 25 Agustus 2025 adalah Senin Wage, sebuah kombinasi dari siklus hari tujuh hari (saptawara) dan siklus pasar lima hari (pancawara).
Setiap weton memiliki nilai neptu yang menjadi dasar untuk berbagai perhitungan dan ramalan dalam primbon Jawa. Nilai neptu ini diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran.
Hari Senin memiliki neptu bernilai 4, sedangkan pasaran Wage juga memiliki nilai 4.
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Jatuh dari Ketinggian, Ini Pesan Alam Bawah Sadarmu Menurut Primbon Jawa
-
Bukan Orang Sembarangan, 10 Weton Ini Disukai Khodam Harimau Menurut Primbon Jawa
-
Ramalan Jodoh Tibo Tinari: Milenial dan Gen Z Bisa Intip Takdir Cinta Lewat Primbon Jawa
-
Primbon Jawa Ungkap 9 Weton Bergelimang Harta dan Kemakmuran di Penghujung Agustus 2025
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau
-
Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya