- Awkarin mengaku malu dan menyesal atas pilihan politiknya di Pemilu 2024.
- Awkarin sukses menjadi selebgram yang bisa menghasilkan Rp32 juta dari endorsement.
- Sebelum terkenal sebagai selebgram, Awkarin memiliki rekam jejak akademik yang patut dibanggakan.
Suara.com - Awkarin mengaku malu dan menyesal atas pilihannya. Dalam pernyataan terbarunya, perempuan bernama asli Karin Novilda ini mengatakan telah salah pilih di Pemilu 2024.
Pernyataan Awkarin ini memicu diskusi luas, baik dukungan maupun cibiran, dari warganet. Latar belakang pendidikan Karin Novilda juga memicu rasa penasaran. Lantas, seperti apa pendidikan Awkarin?
Riwayat Pendidikan Awkarin
Sebelum dikenal sebagai selebritas media sosial, Awkarin punya rekam jejak akademik yang patut dibanggakan.
Saat bersekolah di SMPN 1 Tanjungpinang, ia mencetak nilai 37,9 pada Ujian Nasional 2013. Hasil ini menempatkannya sebagai peringkat ketiga se-Provinsi Kepulauan Riau.
Selepas SMP, ia melanjutkan pendidikan ke SMA 58 Jakarta. Walau sempat bercita-cita menjadi dokter, jalannya berubah.
Setelah lulus, Awkarin memilih kuliah di Binus University mengambil jurusan Manajemen, sembari serius menggeluti dunia media sosial.
Langkah itu ternyata menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Dari sekadar unggahan kontroversial di ask.fm dan Instagram, popularitasnya meledak ketika ia aktif di YouTube.
Video “GAGA’S BIRTHDAY SURPRISE & MY CONFESSIONS” menjadi viral, ditonton jutaan kali, dan melambungkan namanya.
Baca Juga: Apa Arti Fork Was Found in The Kitchen? Viral Sentilan untuk Rachel Vennya dan Awkarin
Kini, jumlah pengikutnya mencapai jutaan di berbagai platform. Dari sana, ia sukses mengeruk penghasilan besar lewat endorse, paid promote, dan konten berbayar.
Dalam satu wawancara, ia bahkan pernah mengaku bisa menghasilkan Rp32 juta hanya dalam dua hari dari endorsement, dan hingga Rp100 juta dari konten YouTube.
Reaksi Warganet atas Penyesalan Awkarin
Kesuksesannya membuat Awkarin jadi incaran banyak pihak, termasuk dunia politik.
Dalam sebuah unggahan story baru-baru ini, Awkarin mengaku menyesal dalam hal politik, khususnya terkait pilihan presiden di Pemilu 2024.
Pernyataan ini menuai reaksi beragam. Sebagian netizen menilai pengakuan Awkarin sebagai bentuk kejujuran yang patut diapresiasi, namun tidak sedikit pula yang skeptis dan menganggapnya bagian dari skenario politik berbayar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun