Berdasarkan pantauan media sosial, reaksi publik atas pernyataan Awkarin dan sejumlah influencer lain bercampur antara simpati negatif dan kecurigaan. Berikut beberapa bentuk ekspresi publik:
1. Kekecewaan warganet
Beberapa netizen menganggap selebgram seperti Awkarin atau Rachel Vennya hanya “modal followers” dengan gaya hidup tinggi, sehingga mudah dicurigai ikut proyek berbayar.
Bahkan ada komentar pedas yang menyebut mereka mencari nafkah dari “penghasilan haram”.
2. Dugaan posting seragam
Kecurigaan Awkarin tidak tulus minta maaf serta bergabung bersama perjuangan para demonstran semakin kuat ketika warganet menemukan postingan beberapa influencer yang mirip, baik dari narasi penyesalan maupun permintaan maaf.
Sebagian bahkan menuding ada template yang sengaja disiapkan untuk kampanye “ajakan damai” terkait isu politik dan tragedi yang menyita perhatian publik.
3. Isu bayaran ratusan juta
Bocoran dokumen penawaran paid promote yang beredar di media sosial memperkuat dugaan di atas.
Baca Juga: Apa Arti Fork Was Found in The Kitchen? Viral Sentilan untuk Rachel Vennya dan Awkarin
Dalam tangkapan layar yang dibagikan oleh beberapa figur publik, termasuk Jerome Polin, terlihat penawaran dengan fee Rp100–150 juta untuk satu konten Instagram Reels bertema ajakan damai.
Netizen pun marah, menyebut duit pajak rakyat dipakai untuk “membeli” narasi damai dari influencer.
4. Skeptisisme terhadap ketulusan
Unggahan akun-akun besar di Twitter/X menunjukkan keraguan: “Cuihh, gue kira beneran sadar,” tulis salah satu komentar.
Ada juga yang sinis: “Apa hebatnya Rachel Vennya dan Awkarin sampai kalian bisa ter-influence? Yang bodoh itu kalian.”
Reaksi keras ini menunjukkan rendahnya kepercayaan publik terhadap influencer yang terlibat isu politik. Banyak warganet merasa selebgram hanya memanfaatkan momentum untuk keuntungan pribadi.
Demikian informasi seputar pendidikan Awkarin. Punya rekam jejak pendidikan mentereng, sosok Karin Novilda masih menuai pro dan kontra terkait pernyesalan pilihan politik di Pemilu 2025.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?
-
TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah
-
Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan
-
Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI
-
"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!