- Pada 2 September 2025, Kalender Jawa menunjukkan weton Selasa Pahing dengan neptu 12, bertepatan dengan 9 Mulud 1959 Dal.
- Individu dengan weton ini memiliki watak Waseso Segoro, yang melambangkan rezeki luas, kecerdasan, dan jiwa kepemimpinan, namun cenderung suka membantah.
- Berdasarkan Primbon Jawa, karier yang cocok meliputi pengusaha dan politisi, sementara jodoh yang serasi adalah pemilik neptu 13, 17, atau 12.
Suara.com - Memasuki hari kedua di bulan September 2025, banyak masyarakat, khususnya suku Jawa, yang mencari informasi mengenai penanggalan tradisional mereka.
Kalender Jawa bukan sekadar penunjuk hari, namun juga sebuah panduan yang kaya akan nilai budaya dan spiritual.
Tanggal 2 September 2025 dalam kalender Masehi bertepatan dengan hari Selasa. Dalam sistem penanggalan Jawa, hari ini memiliki kombinasi unik yang dikenal sebagai weton Selasa Pahing.
Secara lebih rinci, tanggal ini masuk dalam penanggalan Jawa sebagai 9 Mulud 1959 Dal. Bersamaan dengan itu, dalam kalender Hijriah, hari ini dicatat sebagai tanggal 9 Rabiul Awal 1447 H.
Kombinasi antara hari dalam siklus tujuh hari (Senin, Selasa, dst.) dan hari pasaran dalam siklus lima hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) menghasilkan apa yang disebut weton. Weton hari ini, Selasa Pahing, memegang peranan penting dalam tradisi Primbon Jawa.
Memahami Konsep Neptu dan Wuku
Untuk memahami makna di balik sebuah weton, kita perlu mengenal konsep neptu. Neptu adalah nilai angka yang disematkan pada setiap hari dan pasaran.
Dalam perhitungan neptu, hari Selasa memiliki nilai 3, sementara pasaran Pahing memiliki nilai 9. Dengan menjumlahkan keduanya, weton Selasa Pahing memiliki total neptu sebesar 12.
Angka neptu 12 ini bukan sekadar angka biasa dalam pandangan masyarakat Jawa. Nilai ini menjadi dasar untuk menafsirkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari karakter hingga nasib seseorang.
Selain weton dan neptu, terdapat juga siklus wuku yang melengkapi penanggalan Jawa. Pada tanggal 2 September 2025, wuku yang sedang berjalan adalah Wuku Watu Gunung.
Baca Juga: 4 Weton dengan Karakter Penuh Vitalitas dan Daya Tarik
Wuku Watu Gunung merupakan wuku terakhir dalam siklus 30 wuku yang masing-masing berdurasi tujuh hari. Kehadiran wuku ini memberikan lapisan makna tambahan dalam interpretasi hari tersebut.
Watak dan Karakteristik Weton Selasa Pahing
Menurut Primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Selasa Pahing berada di bawah naungan Waseso Segoro. Filosofi ini melambangkan keberuntungan dan rezeki yang seluas lautan.
Mereka yang lahir pada hari ini dikenal memiliki kecerdasan yang tajam serta intuisi yang kuat. Hal ini membuat mereka mampu memahami situasi dengan lebih mendalam dibandingkan orang lain.
Karisma menjadi salah satu daya tarik utama dari individu dengan weton Selasa Pahing. Mereka mampu meninggalkan kesan yang mendalam dan mudah memikat perhatian orang di sekitarnya.
Di sisi lain, weton ini juga dinaungi oleh watak Satrya Wirang. Watak ini menggambarkan kecenderungan mereka yang suka membantah atau memiliki pandangan yang berbeda.
Sifat ini, jika tidak dikelola dengan baik, bisa membuat mereka terlihat sebagai pribadi yang keras kepala. Namun, ini juga menunjukkan bahwa mereka adalah pemikir yang kritis dan tidak mudah ikut arus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan