Suara.com - Kebiasaan membawa ponsel atau HP ke toilet saat buang air besar (BAB) kini jadi rutinitas banyak orang. Meski terlihat sepele, studi terbaru mengungkapkan aktivitas tersebut ternyata bisa meningkatkan risiko terkena ambeien atau wasir.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS One pada Rabu (3/9/2025) dan dikutip The Guardian, Jumat (5/9/2025), melibatkan 125 orang dewasa yang sedang menjalani kolonoskopi dalam program skrining kanker usus besar.
Para peserta diminta mengisi kuesioner mengenai pola makan, olahraga, serta kebiasaan saat BAB, termasuk berapa lama mereka duduk di toilet dan apakah menggunakan ponsel.
Hasilnya cukup mengejutkan. Mereka yang menggunakan ponsel saat BAB tercatat memiliki risiko 46 persen lebih tinggi terkena ambeien dibandingkan yang tidak membawa ponsel ke toilet.
Lebih dari sepertiga (37 persen) pengguna ponsel bahkan menghabiskan waktu lebih dari lima menit di toilet, sementara pada kelompok non-ponsel hanya 7 persen.
Menurut penulis senior sekaligus ahli gastroenterologi, Trisha Satya Pasricha, membaca di toilet sebenarnya bukan hal baru. Namun, godaan media sosial jauh lebih kuat dibandingkan membaca koran atau majalah.
“Seluruh model bisnis aplikasi-aplikasi ini adalah membuat Anda lupa waktu,” kata Pasricha.
“Sebelum era TikTok, orang mungkin membaca koran atau buku. Tingkat gangguannya tidak separah sekarang,” tambahnya lagi.
Pasricha menegaskan, duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada jaringan anus. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu pembengkakan pembuluh darah yang menyebabkan ambeien.
Dalam studi lanjutan terhadap mahasiswa, hampir semua responden mengaku membawa ponsel ke toilet. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran generasi muda berisiko mengalami ambeien di usia muda.
Padahal, menurut data kesehatan, ambeien memengaruhi seperempat populasi orang dewasa. Di Inggris saja, lebih dari 20.000 prosedur operasi ambeien dilakukan setiap tahun.
Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan ponsel saat di toilet, Pasricha menyarankan agar membuat batasan.
“Buat batasan dua video TikTok saja. Yang tidak boleh Anda lakukan adalah terjebak dalam siklus scrolling sampai lupa tujuan awal Anda ke toilet,” ujarnya.
Kebiasaan membawa ponsel ke toilet sebaiknya mulai dikurangi. Selain menjaga konsentrasi pada kesehatan pencernaan, pembatasan ini juga dapat membantu mencegah risiko ambeien semakin parah di kemudian hari. (Antara)
Berita Terkait
-
5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim