- Setiap orang tentu ingin mendapatkan penanganan terbaik ketika sakit, tak terkecuali artis-artis ini.
- Tak tanggung-tanggung, mereka sampai terbang ke Singapura untuk mendapat pelayanan terbaik di salah satu rumah sakit ternama, yakni Mount Elizabeth.
- Mereka pun rela merogoh kocak dalam-dalam untuk berobat di sana. Lalu, siapa saja artis yang pernah berobat di Mount Elizabeth Singapura?
Suara.com - Mount Elizabeth Hospital merupakan salah satu lembaga layanan kesehatan terkemuka di Singapura yang memiliki beragam perawatan medis serta keahlian klinis yang mendalam.
Rumah sakit serta pusat medis ini terletak di Orchard Road dengan keunggulan sebagai berikut:
- Menawarkan layanan dari berbagai spesialis medis
- Telah mendapatkan sertifikasi Singapore Quality Class
- Menyediakan fasilitas klinis yang luas dengan 345 tempat tidur
Rumah sakit Mount Elizabeth Singapura telah dikenal luas di kalangan selebritis, tidak heran jika beberapa selebritis Tanah Air memilih untuk berobat ke rumah sakit premium ini.
Berikut beberapa artis yang memilih berobat ke Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura, terbaru ada ibunda Raffi Ahmad, Mama Amy.
1. Hotman Paris
Pengacara kondang Hotman Paris pernah dirawat di rumah sakit mewah Singapura ini setelah dirinya bekerja selama 18 jam setiap harinya.
Melalui postingan di Instagram pribadinya, Hotman Paris menceritakan pengalamannya ketika dirawat di Mount Elizabeth Hospital.
Hotman Paris mengungkapkan biaya luar biasa yang harus ia keluarkan saat berobat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit premium Singapura tersebut.
Tidak tangung-tanggung, biaya untuk kamar penthouse tempat Hotman Paris dirawat mencapai SGD16.000 atau sekitar Rp195 juta per malam, tentunya dengan fasilitas mewah yang mencakup layanan mobil limosin.
Hotman Paris juga menginformasikan bahwa kamar yang ia tempati sebelumnya juga pernah digunakan oleh Raja Arab Saudi.
Baca Juga: Saraf Kejepit sampai Otak, Raffi Ahmad Bagikan Kabar Sedih Kondisi Mama Amy
2. Syahrini
Artis kondang Syahrini juga pernah merasakan kemewahan fasilitas pelayanan di Mount Elizabeth Hospital ketika dirinya melahirkan anak pertamanya pada 1 Agustus 2024 lalu.
Syahrini diduga memilih kamar tipe Junior Maternity Suite sebagai ruang rawatnya setelah melahirkan sang buah hati.
Pihak Syahrini dan sang suami, Reino Barack, memang tidak mengungkapkan berapa biaya yang mereka keluarkan untuk menyambut sang buah hati.
Namun berdasarkan laman resmi Mount Elizabeth Hospital, untuk bisa melahirkan di kamar tipe Junior Maternity Suite, dibanderol mulai dari DSG13.949 atau sekitar Rp170,1 juta per malam.
Harga tersebut belum termasuk biaya perawatan medis sebelum, selama, dan sesudah persalinan. Kamar tipe Junior Maternity Suite tersebut berukuran 58 meter persegi hingga 88 meter persegi.
Beberapa fasilitas yang terdapat di kamar tersebut antara lain pengatur suhu sendiri, kamar mandi dalam, menu postanal (persalinan) khusus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP