- Cinta Kuya merilis curhatan tentang penjarahan rumahnya di Duren Sawit, Jakarta Timur.
- Cinta Kuya dinilai tidak peka dengan situasi politik di Indonesia.
- Tulisan Cinta juga dinilai amburadul dan tidak sesuai EYD, membuat pendidikannya ikut jadi sorotan.
Suara.com - Cinta Kuya merilis curhatan tentang penjarahan rumahnya di Duren Sawit, Jakarta Timur pada 30 Agustus 2025. Namun, curhatan anak Uya Kuya ini malah menuai sorotan dan kritikan tajam.
Cinta Kuya dinilai tidak peka dengan situasi politik di Indonesia. Ditambah, tulisan curhat Cinta dinilai amburadul dan tidak sesuai EYD. Publik pun ikut penasaran Cinta Kuya kuliah di mana?
Pendidikan Tinggi Cinta Kuya
Pertanyaan yang paling sering dilontarkan fans saat ini adalah "Cinta Kuya kuliah di mana?" Jawabannya adalah Amerika Serikat.
Perjalanan pendidikan Cinta Kuya di tingkat perguruan tinggi dimulai di Pasadena City College (PCC), sebuah community college ternama di Pasadena, California.
PCC, yang didirikan pada 1924, adalah salah satu institusi komunitas terbesar di AS dengan lebih dari 30.000 mahasiswa setiap tahunnya. Di sini, Cinta menempuh program associate degree selama dua tahun, fokus pada mata kuliah umum seperti komunikasi, bisnis, dan seni pertunjukan.
Pilihan community college ini cerdas. Apalagi, biayanya lebih terjangkau dibanding universitas empat tahun.
Keunggulan lainnya, Cinta mendapatkan fleksibilitas jadwal yang memungkinkannya untuk bekerja paruh waktu sebagai pelayan atau dishwasher di restoran lokal—pengalaman yang ia bagikan di media sosial untuk menunjukkan sisi mandirinya.
Cinta kemudian melanjutkan ke University of Southern California (USC) di Los Angeles, California, mulai sekitar tahun 2024.
Baca Juga: Banyak Typo Padahal Kuliah di AS, Cinta Kuya Diolok-olok Curhat Rumah Dijarah: Bocil Nulis Diary!
USC, universitas riset swasta yang didirikan pada 1880, adalah salah satu kampus top dunia dengan peringkat tinggi di bidang film, bisnis, dan komunikasi.
Saat ini, Cinta sedang mengejar gelar sarjana di jurusan yang selaras dengan passion-nya.
Kehidupan Cinta di USC tak mudah. Ia harus beradaptasi dengan budaya Barat dan tekanan akademik. Namun, justru pengalaman ini yang membuatnya semakin matang.
Pada Januari 2025, Cinta bahkan terlibat dalam aksi sosial bantu korban kebakaran di Los Angeles, yang menuai pro dan kontra di Indonesia.
Bbeberapa memuji inisiatifnya, yang lain mempertanyakan motifnya. Ini menunjukkan bagaimana pendidikan Cinta Kuya di AS membentuk perspektif sosial yang lebih luas.
Isi Curhatan Cinta Kuya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan