- Trekking ke alam jadi tren urban untuk melepas stres dan menjaga keseimbangan hidup.
- Teva Aventrail R2T nyaman dipakai dari alam hingga nongkrong.
- Sandal ini ramah lingkungan sekaligus stylish untuk gaya hidup modern.
Suara.com - Kehidupan masyarakat urban yang serba cepat membuat banyak orang hidup dalam mode bertahan (survival mode). Tekanan pekerjaan, kemacetan, hingga rutinitas yang monoton membuat mereka rentan mengalami stres.
Karena itu, menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran menjadi kunci penting untuk mencapai wellbeing. Tubuh membutuhkan aktivitas fisik agar tetap sehat, sementara mental dan psikis perlu “ruang bernafas” melalui interaksi sosial dan koneksi dengan alam.
Aktivitas sederhana seperti berjalan santai di taman kota, trekking ke bukit, hingga sekadar duduk menikmati kopi di warkop favorit bisa jadi cara ampuh melepas penat.
Menurut riset dari Mental Health Foundation (2021), membangun koneksi dengan alam memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan hidup. Tak heran jika kegiatan trekking kini semakin populer di kalangan masyarakat urban.
Sensasi berada di alam terbuka, menghirup udara segar, dan menikmati pemandangan hijau menjadi bentuk healing yang efektif.
Sandal Tepat untuk Dualisme Gaya Hidup Urban
Menjawab tren tersebut, Teva memperkenalkan sandal Aventrail R2T, yang dirancang untuk mendukung dualisme gaya hidup modern. Sandal ini bisa diandalkan saat menjelajah alam sekaligus tetap nyaman dipakai nongkrong di kota.
Teknologi Spider Rubber multidimensi dengan lug 3.5mm membuat sandal ini memiliki grip kuat di medan berbatu, berpasir, hingga trek licin. Fitur LITE-COMF® midsole juga memberikan kenyamanan ekstra dengan cushioning empuk yang responsif, sehingga kaki tetap nyaman meski dipakai seharian penuh.
Selain itu, sandal ini dilengkapi W Strapping dengan tiga titik adjustable yang bisa disesuaikan sesuai aktivitas. Saat trekking, strap bisa dikencangkan agar lebih stabil, sementara saat santai, strap bisa dilonggarkan untuk rasa lebih bebas.
Baca Juga: Nonton Drakor Sampai WFH, Gaya Hidup Digital Kian Butuh Internet Kencang
Tak hanya soal kenyamanan, Teva juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Strap pada Aventrail R2T terbuat dari 52% REPREVE® recycled polyester yang berasal dari botol plastik bekas dan limbah kain, menjadikannya pilihan ramah lingkungan.
Gaya Hidup Seimbang
Martina Harianda Mutis, Sports Brand Marketing General Manager MAP Active, menegaskan bahwa sandal ini hadir bukan hanya sebagai produk fungsional, tetapi juga gaya hidup:
“Punya hobi dan meluangkan waktu lebih banyak dengan pemandangan hijau di alam menjadi cara bagi masyarakat urban untuk bisa mencapai work-life balance di tengah tingkat stres yang tinggi," ujarnya.
Teva Aventrail R2T, kata dia hadir sebagai inovasi lifestyle footwear untuk menjawab kebutuhan tersebut, ditambah tampilannya yang modern dengan warna-warna netral membuatnya cocok banget untuk dibawa nongkrong bareng teman-teman.
Sandal Teva Aventrail R2T hadir dalam berbagai pilihan warna untuk pria dan wanita, ringan, dan fleksibel untuk dipakai di berbagai aktivitas. Mulai dari trekking ke Hutan Kota GBK, perjalanan road-trip ke Batu Karas, hingga sekadar commuting dengan kereta atau bus menuju kantor.
Dengan satu sandal, masyarakat urban bisa tetap terhubung dengan alam sekaligus menjalani kehidupan modern dengan nyaman. Trekking kini bukan hanya soal olahraga, melainkan juga bagian dari gaya hidup sehat yang menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus
-
Laba BCA Syariah Meningkat, Aset Tembus Rp20,7 Triliun
-
Pengusaha Sound Horeg Jatim-Jateng Temui Jokowi, Dukung Gibran di 2029
-
Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat
-
Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar
-
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
-
7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya