-
Nunung Srimulat akan pindah ke rumah baru hasil hadiah seseorang.
-
Sebelumnya, Nunung tinggal di kamar kos sempit namun fungsional bersama suaminya, Iyan Sambiran.
-
Meski hidup dalam keterbatasan, Nunung dan Iyan tetap bersyukur dan sempat menolak tawaran tinggal di rumah Sule.
Suara.com - Tri Retno Prayudati, yang dikenal sebagai Nunung Srimulat, membagikan kabar menggembirakan di tengah proses pemulihan kesehatannya.
Setelah beberapa waktu menetap di kamar kos, Nunung mengungkapkan bahwa ia akan segera menempati hunian baru.
Saat ditemui di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/9/2025), komedian berusia 62 tahun itu menyebut rencana pindah dari indekos akan dilakukan bulan depan.
"Insya Allah saya bulan depan sudah pindah. Alhamdulillah, udah ada rumah. Saya dihadiahi rumah sama seseorang, di Jakarta," tutur Nunung.
Sayangnya, ia tidak mau menyebutkan siapa orang baik hati yang menghadiahinya satu unit rumah.
Kabar kepindahan Nunung ke rumah baru membuat publik kembali penasaran dengan kondisi hunian indekos yang selama ini ia tempati bersama suami, Iyan Sambiran.
Diketahui, Nunung dan Iyan Sambiran terpaksa harus tinggal di kos-kosan satu petak setelah menjual harta bendanya demi menghidupi keluarga besar.
Indekos Nunung berada di kawasan Jakarta Selatan dengan harga Rp 3,2 juta per bulan. Berikut penampakan kos-kosannya yang hanya berupa sepetak kamar.
1. Berada di dalam lorong
Baca Juga: Perjuangan Nunung Lawan Kanker Belum Usai, Ada Obat yang Wajib Diminum Seumur Hidup
Penampakan indekos Nunung dan sang suami, Iyan, memperlihatkan suasana yang sederhana dan fungsional. Kamar mereka berada di dalam lorong dengan sistem token listrik terpisah untuk tiap unit.
Di area luar kamar, tampak tumpukan sepatu milik keduanya, mencerminkan keseharian yang apa adanya di tengah perjuangan kesehatan dan transisi menuju hunian baru.
2. Berupa sepetak kamar
Kamar kos yang ditempati Nunung dan sang suami tampak tertata rapi meski berada di ruang terbatas.
Sebuah kasur springbed ukuran queen menjadi pusat ruang, sementara di balik pintu terdapat rak berisi kebutuhan harian seperti alat makeup, makanan ringan, serta meja kayu dengan kursi kantor.
Tumpukan tas dan koper di sudut ruangan menjadi pengingat masa sulit, yang menurut Nunung merupakan barang-barang miliknya yang gagal terjual.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali