Suara.com - Kehadiran Adidas Samba yang dijual dengan harga murah baik di toko online maupun gerai fisik tentu menggiurkan.
Jangan sekali-kali membeli Adidas Samba dengan harga yang murahnya tak masuk akal, apalagi yang tak dijual oleh gerai Adidas resmi.
Memang, ada kalanya toko selain milik Adidas menjual Adidas Samba asli yang kualitasnya orisinil.
Namun, ada beberapa Adidas Samba yang dijual oleh gerai-gerai dengan kualitas palsu alias KW.
Adidas Samba KW selain harganya yang murah meriah bisa dikenali dengan beberapa ciri-ciri fisik.
Pastikan untuk memperhatikan beberapa ciri Adidas Samba KW sebelum kadung membelinya.
1. Kualitas Bahan Sepatu yang Rendah
Adidas Samba palsu dibuat dengan bahan yang ala kadarnya.
Material kulit sintentis untuk membuat Adidas Samba KW cenderung lebih tipis, mudah berkerut, dan terlihat tidak kokoh. Suede-nya juga terasa lebih kasar.
Adapun sebaliknya, Adidas Samba asli menggunakan material kulit (leather) yang tebal dan mulus, serta material suede (pada bagian T-toe) yang terasa lembut dan halus.
Baca Juga: 9 Sepatu Adidas dan New Balance Diskon Besar pada Promo 9.9: Mulai Rp 200 Ribuan!
2. Jahitan dan Detail Tak Rapi
Pembeli juga harus jeli terhadap kualitas jahitan, terutama di sekitar tiga garis (3-stripes) ikonik Adidas dan bagian ujung sepatu (T-toe).
Jahitan pada Samba asli terlihat rapi, kuat, presisi, dan konsisten.
Samba palsu seringkali memiliki jahitan yang longgar, tidak rata, benang yang mencuat, atau bahkan terlihat ada sisa lem yang tidak bersih.
3. Perhatikan Nomor Seri
Penentu apakah Adidas Samba yang dibeli adalah asli atau palsu juga dapat diperhatikan dari nomor seri (unique identification code) yang tertera pada label di lidah sepatu atau di bagian dalam sepatu.
Nomor seri di sepatu kanan dan sepatu kiri harus berbeda (biasanya 3-4 digit terakhir berbeda), dan itu menjadi penanda bahwa Adidas Samba yang dibeli adalah asli.
Jika kedua sepatu memiliki nomor seri yang sama persis, hal tersebut menjadi tanda kuat bahwa sepatu Adidas Samba yang dibeli adalah palsu.
4. Detail Logo dan Tulisan 'Samba' yang Buram atau Tidak Presisi
Sepatu Adidas Samba juga memiliki satu detil unik yakni tulisan 'Samba' di samping tiga garis ikonik Adidas.
Tulisan "Samba" pada sepatu Adidas Samba asli terlihat rapi, mengilap, dan presisi.
Jika tulisan tampak buram, kurang tebal, atau cetakannya kurang presisi, maka dipastikan itu adalah Samba KW.
Selain tulisan 'Samba', logo yang ada pada lidah sepatu Samba asli tercetak detail dan jelas.
Cetakan logo pada Samba KW cetakannya bisa terlihat pudar, kurang detail, atau hanya berupa stiker yang mudah terkelupas.
Logo pada area tumit juga harus terukir rapi, bukan sekadar stiker.
5. Kualitas dan Warna Sol yang Tak Sesuai Standar
Sol luar (outsole) pada Adidas Samba asli terbuat dari gum rubber berkualitas dengan warna khas cokelat tanah yang alami.
Kualitas dari sol Samba asli juga kokoh, datar, dan simetris.
Sebaliknya, Adidas Samba palsu punya sol yang terasa kurang berkualitas, kurang kokoh, warnanya bisa berupa cokelat pucat, abu-abu kusam, atau bahkan kuning neon, dan bentuknya mungkin terlihat melengkung atau tidak simetris (tidak presisi dengan bentuk kaki).
6. Gerai yang Menjual Adidas Samba asli
Jika tak ingin repot mengamati detil dari Adidas Samba yang hendak dibeli, maka cukup datang ke beberapa gerai terpercaya di berbagai daerah seantero Tanah Air.
Gerai Adidas dapat ditemukan di mal-mal besar Jakarta, seperti Grand Indonesia, Mall of Indonesia, Pondok Indah Mall, dan hampir semua mal utama lainnya.
Tak hanya di Jakarta, Surabaya juga punya mal yang terdapat gerai Adidas resmi di Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza.
Ada gerai non-Adidas seperti JD Sports, Planet Sports, dan Sports Station yang juga menjual Adidas Samba asli.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
5 Cushion dengan Refill yang Lebih Hemat dan Praktis Mulai Rp70 Ribuan
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
6 Lokasi Penukaran Uang Baru Kas Keliling Pintar BI di Jogja, Jangan Sampai Kehabisan
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?