- Beredar foto-foto koleksi sarung BHS bertuliskan nama Yai Mim yang membuat netizen geger.
- Tidak sedikit netizen yang semakin penasaran dengan sosok Yai Mim setelah foto tersebut viral.
- Tapi di sisi lain, banyak juga netizen yang justru bertanya-tanya berapa harga sarung BHS asli usai melihat koleksi diduga milik Yai Mim.
Suara.com - Perhatian publik belakangan tertuju pada sosok Dr. Muhammad Imam Muslimin Mardi alias Yai Mim. Ia merupakan mantan dosen UIN Malang yang berseteru dengan tetangganya sendiri bernama Sahara.
Sejak konflik ini terungkap ke publik, berbagai informasi tentang Yai Mim dan Sahara banyak dicari tahu. Satu per satu unggahan yang menunjukkan jati diri keduanya pun bermunculan.
Seperti yang terbaru, netizen dihebohkan dengan unggahan berisi sarung tenun koleksi khusus yang diduga milik Yai Mim. Sarung tersebut berasal dari merek ternama dan mahal, BHS.
Adalah akun TikTok @hichairil yang turut membagikan unggahan tentang sarung BHS Yai Mim. Di sana terlihat ada tiga koleksi sarung BHS dengan bordiran nama Yai Mim di bagian bawahnya.
Dalam waktu lima hari, unggahan akun @hichairil sudah ditonton lebih dari 2,5 juta kali dengan ribuan komentar dari netizen. Seperti dilihat pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Banyak netizen yang menebak-nebak seberapa penting sosok Yai Mim hingga bisa memiliki koleksi sarung edisi khusus namanya.
"Jangan-jangan dia owner BHS lagi," celetuk netizen sambil menambahkan emoji menangis. "Kemaren-kemaren lihat VT Yai Mim, kasian. Udah tua kok dimaki-maki. Setelah tahu faktanya, saya lebih kasihan sama diri saya sendiri," tulis lainnya.
Di sisi lain, tak sedikit juga netizen yang justru penasaran dengan harga sarung BHS asli. Dan, apakah pelanggan bisa custom nama saat membeli sarung dari merek ini?
Berapa Harga Sarung BHS Asli?
Menurut keterangan di laman resmi sarungbhs.co.id, BHS merupakan merek sarung tenun yang berdiri sejak tahun 1953. Jadi merek ini telah bertahan lebih dari tujuh dekade.
Baca Juga: Kronologi Video Intim Yai Mim dan Istri Tersebar, Ponsel Sempat Dibawa Sahara
BHS konsisten menghadirkan sarung berkualitas tinggi yang dibuat oleh pengrajin. Setiap tenunan dipastikan memiliki detail presisi, sentuhan kemewahan, serta nilai seni tinggi.
Oleh karena itu, BHS sering dianggap bukan sekadar sarung, melainkan juga simbol keanggunan serta warisan budaya dalam industri tekstil Indonesia.
Sarung BHS sendiri menawarkan 8 kelas eksklusif, yakni Masterpiece (kelas tertinggi), Signature, Royal, Excellent, Avant Garde, Classic, Infinity, dan Cosmo. Kelas ini menentukan harga sarung BHS.
Merangkum laman resmi dan toko sarung BHS di Shopee, berikut kisaran harga koleksi mereka berdasarkan kelasnya:
- Masterpiece: harga berkisar dari Rp3,7 jutaan hingga Rp5,6 jutaan.
- Signature: harga berkisar dari Rp1,1 jutaan hingga Rp5 jutaan.
- Royal: harga berkisar dari Rp1,1 jutaan hingga Rp4,1 jutaan.
- Excellent: harga berkisar dari Rp600 ribuan hingga Rp2,5 jutaan.
- Avant Garde: harga berkisar dari Rp900 ribuan hingga Rp1,8 jutaan.
- Classic: harga berkisar dari Rp370 ribuan hingga Rp700 ribuan.
- Infinity: harga berkisar dari Rp350 ribuan hingga Rp430 ribuan.
- Cosmo: harga berkisar dari Rp275 ribuan hingga Rp400 ribuan.
Lantas, apakah sarung BHS bisa custom nama seperti yang diduga dimiliki Yai Mim? Belum diketahui pasti soal ini, tapi berbagai sumber menyebutkan bahwa pelanggan bisa membordir nama di sarung BHS.
Memantau akun Instagram sarung BHS, mereka memang pernah mengunggah koleksi dengan nama khusus di bagian bawah seperti yang diduga dimiliki oleh Yai Mim.
Harga sarung yang sudah di-custom nama diperkirakan berbeda dengan koleksi yang biasa. Namun belum diketahui secara pasti soal perkiraan harga koleksi khusus itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik