Suara.com - Nama Guinandra Jatikusumo, suami Putri Tanjung, makin disorot usai rumah tangganya dikabarkan retak. Di samping kiprahnya yang mentereng di dunia investasi, silsilah keluarga Guinandra Jatikusumo ternyata tidak datang dari kalangan sembarangan.
Ayah Guinandra Jatikusumo, Dwi Asmono, ternyata merupakan salah satu Board of Director di PT Sampoerna Agro, perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia.
Dwi Asmono berkarier di perusahaan tersebut selama lebih dari 21 tahun. Dimulai pada 2004 saat Dwi menjabat sebagai Direktur bidang RnD di PT Selapan Jaya, anak perusahaan Sampoerna Agro.
Bukan hanya berkarier di industri perkebunan, Dwi merupakan akademisi yang telah mempublikasikan puluhan jurnal serta artikel ilmiah.
Sosoknya berhasil memperoleh gelar sarjana dan magister dari jurusan Agronomi Institut Pertanian Bogor (IPB), serta Ph.D dari Iowa University. Dwi juga memiliki pengalaman mengajar di berbagai kampus di dalam dan luar negeri.
Dalam kariernya sebagai akademisi, Dwi sempat didapuk sebagai Ketua Dewan Pakar Himpunan Alumni IPB.
Pada 1996, Dwi pernah menerima penghargaan Honor Society of Agriculture untuk layanan bidang pertanian. Sementara itu, tidak ditemukan riwayat karier ibu Guinandra Jatikusumo, Dira Komalaningtyas.
Untuk diketahui, Andra, sapaan Guinandra Jatikusumo, dikabarkan cerai dari Putri Tanjung. Namun demikian, belum ada konfirmasi dari keduanya.
Seperti diketahui, Putri dan Andra menikah pada 20 Maret 2022 lalu. Pernikahan keduanya digelar secara mewah dengan banyak tamu penting. Sosok sang suami pun tidak bisa dikesampingkan dalam dunia bisnis dan investasi.
Baca Juga: Biodata dan Agama Guinandra Jatikusumo, Diisukan Cerai dari Putri Tanjung
Andra saat ini bekerja sebagai Principal di Sea Capital, perusahaan nvestasi yang berlokasi di Singapura. Ia juga merupakan Group Director, Chief of Investments & Busiess Development di CT Corp milik mertuanya.
Kiprah di dunia investasi ini mengantarkan Andra memperoleh penghargaan Satyalancana Wira Karya dari mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Profil Guinandra Jatikusumo
Guinandra Jatikusumo lahir pada 19 Juli 1992. Andra diketahui beragama Islam. Sebelum berkuliah di luar negeri, Andra merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara yang merupakan salah satu sekolah terbaik di Indonesia.
Kecerdasan Andra tidak diragukan sejak muda. Buktinya, ia pernah meraih medali perunggu di Asian Science Camp 2009 di Jepang dan medali emas dari International Conference of Young Scientists di Polandia.
Setelahnya, Andra melanjutkan pendidikan di program Arts in Economics New York University dengan predikat cum laude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, yaitu 3,94. Tesisnya bahkan dianugerahi Capstone Award for Excellence.
Tak puas sampai di situ, Andra melanjutkan studi dengan mengambil Executive Master in Finance di sekolah bisnis elite di Fontainebleau. Andra juga sempat menimba ilmu di Australian National University.
Guinandra Jatikusumo memiliki portofolio karier yang panjang dan impresif di bidang investasi dan finansial, sebagian besar dicapai di luar negeri. Dia memulai karier profesional sebagai Senior Analyst di bank investasi terkemuka di Singapura.
Setelahnya, Andra melebarkan sayap dengan pindah ke Government of Singapore Investment Corporation (GIC). Di perusahaan ini, Andra menjabat sebagai Associate sebelum dipromosikan menjadi Assistant Vice President.
Selanjutnya, karier Andra makin memuncak dengan menduduki posisi penting sebagai Principal Investments di dua perusahaan, yaitu Sea (induk perusahaan Shopee dan Garena) dan Composite Capital Management.
Setelah menikah dengan Putri Tanjung pada 2022, Andra mendapat kepercayaan untuk berkarier di perusahaan milik sang mertua, Chairul Tanjung, dengan menjabat sebagai Director, Investment & Corporate Development.
Bukan hanya di dunia finansial, kiprah non-finansial Andra pun patut diacungi jempol. Guinandra Jatikusumo diketahui memiliki minat yang kuat di bidang seni dan musik. Ia dikenal sebagai inisiator SafeSpace Indonesia, sebuah gerakan berbasis di Jakarta yang fokus pada musikalisasi puisi dan teater.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Inspiratif, Kisah Suli dan Komunitas TWS Gagas Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di NTT
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan Kuota Terbanyak, Aman Buat War Tiket!
-
Kampung Ramadan Wedomartani, DRW Skincare Hadirkan Berbagi dan Pemberdayaan UMKM
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Paling Lambat Tanggal Berapa? Simak Ketentuannya
-
Lengkap! Jadwal Menu Buka Puasa dan Sahur Gratis di Masjid Kampus UGM Selama Ramadan
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Parfum Siang vs Malam: Beda Waktu, Beda Aura, Beda Karakter Wangi