-
- Struktur rangka unik membuat bandeng mudah dilepas tulangnya tanpa merusak daging.
- Bandeng betina sulit dipancing karena perubahan hormon saat masa pemijahan.
- Kandungan gizi tinggi serta potensi tulang dan sisik yang bisa diolah menjadikan bandeng bernilai ekonomi tinggi.
Suara.com - Banyak orang malas makan ikan karena repot memisahkan durinya. Tulang-tulang kecil yang terselip di antara daging sering membuat selera makan hilang. Tapi ikan bandeng jadi pengecualian.
Tulangnya bisa ditarik hampir utuh tanpa merusak daging, membuat siapa pun penasaran apa rahasia di balik keunikan ikan ini.
Menurut Prof Joko Santoso, Guru Besar IPB University dari Departemen Teknologi Hasil Perairan, kemampuan itu bukan kebetulan. Bandeng punya struktur tulang dan otot yang khas, membuat proses deboning, atau pengeluaran tulang, bisa dilakukan dengan mudah.
“Bandeng memiliki sambungan tulang dan otot yang khas. Struktur itu membuat tulang utamanya bisa ditarik menggunakan metode deboning, di mana kerangka bisa lepas relatif utuh,” jelasnya.
Tidak semua ikan punya kemampuan serupa. Banyak ikan lain memiliki intermuscular bones atau tulang kecil di antara serat otot, yang sulit dilepaskan tanpa merusak daging.
Bandeng berbeda karena posisi tulangnya teratur dan lentur. Inilah alasan mengapa bandeng bisa diolah menjadi berbagai hidangan populer seperti bandeng presto atau bandeng tanpa duri.
Selain unik secara anatomi, bandeng juga punya perilaku yang menarik. Nelayan kerap menganggap bandeng betina sulit dipancing karena “pintar menghindar”, padahal sains punya penjelasan lain.
Saat masa pemijahan, hormon pematangan gonad membuat bandeng betina lebih pasif terhadap umpan. “Bukan karena bandengnya cerdas, tapi karena ada faktor biologis yang mengatur perilakunya,” ujar Prof Joko. Suhu air, salinitas, dan ketersediaan pakan juga memengaruhi perilaku ini.
Keistimewaan bandeng tak berhenti di perilakunya. Ikan ini dikenal bergizi tinggi dengan daging lembut dan rasa gurih. Bandeng kaya protein berkualitas, asam lemak tak jenuh, dan berbagai mineral penting seperti kalsium, magnesium, zat besi, serta seng. Kandungan vitamin B12-nya juga tinggi, berperan penting dalam menjaga sistem saraf dan pembentukan sel darah merah.
Baca Juga: Aroma Cempaka: Kesederhanaan yang Menyimpan Kemewahan Rasa
Yang menarik, potensi bandeng meluas hingga ke tulang dan sisiknya. Dari riset Prof Joko, tulang bandeng bisa diolah jadi sumber kalsium alami, sementara sisiknya mengandung kolagen yang bermanfaat untuk industri pangan dan kesehatan.
“Ini membuka peluang ekonomi baru bagi industri pengolahan hasil perikanan,” ujarnya.
Dari tubuhnya yang unik, perilaku yang menarik, hingga manfaat ekonominya, bandeng bukan sekadar bahan pangan. Ia adalah contoh bagaimana sains dan tradisi berpadu dalam satu spesies khas Nusantara—ikan yang membuktikan pengetahuan ilmiah bisa hadir di piring makan kita.
Penulis: Muhammad Ryan Sabiti
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Bukan Sekadar Koleksi: Collectible Card Bisa Jadi Media Belajar dan Bermain
-
Berapa Harga Lipstik Dior? Simak 13 Varian dan Harganya
-
Transisi dari Kerja 9-5 ke Remote Work: Konsultasi Karir untuk Office Workers
-
Siapa Paling Hoki? Ini Daftar 5 Shio Beruntung dan Makmur di 27 Januari 2026
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Anak-Anak, Main di Luar Jadi Tenang
-
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
-
Belanja Sambil Selamatkan Bumi: Daur Ulang Plastik Jadi Gaya Hidup di Bali
-
3 Skincare PinkRoulette untuk Cerahkan Wajah, Salah Satunya Andalan Lula Lahfah
-
2 Pilihan Lipstik Purbasari yang Tahan Lama, Cocok untuk Sehari-hari
-
3 Menit Paham Tata Cara Hadorot Ziarah Kubur, Bekal Penting Nyekar Ramadan 1447 H