Suara.com - Kekalahan pahit Timnas Indonesia dari Irak dengan skor akhir 1-0 di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (12/10/2025) dini hari menyisakan kekecewaan.
Bukan hanya mengubur impian Garuda lolos ke Piala Dunia 2026, tapi juga menyisakan amarah besar terhadap kinerja wasit yang memimpin laga pertandingan.
Sosok yang menjadi sorotan utama adalah Ma Ning, wasit berlisensi FIFA asal Tiongkok.
Serangkaian keputusan kontroversialnya sepanjang pertandingan dianggap merugikan Timnas Indonesia sehingga memicu pertanyaan besar tentang objektivitasnya.
Publik pun berburu informasi tentang Ma Ning, termasuk akun media sosialnya. Lantas apa akun Instagram Ma Ning? Simak penjelasan berikut ini.
Profil dan Akun Instagram Wasit Ma Ning
Ma Ning adalah sosok yang cukup berprestasi di kancah perwasitan Asia. Pria berusia 46 tahun ini tidak hanya berprofesi sebagai wasit, tapi juga merupakan seorang pengajar di Institut Olahraga Nanjing.
Dia memegang lisensi wasit FIFA sejak tahun 2011 dan telah memimpin banyak pertandingan high-profile.
Kariernya terus menanjak, puncaknya adalah ketika dia terpilih sebagai salah satu wasit di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kepercayaan AFC terhadapnya semakin terlihat saat Ma Ning ditunjuk memimpin Final Piala Asia 2023 antara Yordania dan Qatar yang menunjukkan pengalamannya dalam laga-laga bertekanan tinggi.
Baca Juga: Patrick Kluivert Pilih Merenung Pikirkan Masa Depan Timnas Indonesia Setelah Gagal ke Piala Dunia
Berdasarkan data Transfermarkt, Ma Ning telah memimpin total 354 pertandingan sepanjang kariernya, mengeluarkan 1488 kartu kuning, 47 kartu merah tidak langsung, dan 51 kartu merah langsung.
Mayoritas pertandingannya adalah di Liga China, namun dia juga aktif di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan catatan 7 pertandingan.
Namun setelah kinerja Ma Ning menuai kecaman hebat dari penggemar sepak bola Indonesia, publik langsung menyerbu dunia maya untuk mencari tahu identitas pribadinya.
Setelah ditelusuri, akun Instagram pribadi Ma Ning menggunakan username @ning_ma4.
Tapi seolah mengantisipasi badai protes dari netizen, akun yang tercatat memiliki 6 ribuan pengikut dan 21 unggahan itu kini sudah di-privasi (digembok).
Keputusan untuk mengunci jejak digital ini semakin memperkuat spekulasi dan kemarahan publik Indonesia terhadap kinerja Ma Ning sebagai wasit.
Keputusan Ma Ning yang Dinilai Rugikan Timnas
Kepemimpinan Ma Ning dalam laga Timnas Indonesia melawan Irak benar-benar menjadi titik didih kekecewaan.
Sejumlah insiden krusial yang seharusnya berpotensi menguntungkan Tim Garuda justru berbalik merugikan. Beberapa di antaranya antara lain:
1. Pelanggaran Irak tanpa Sanksi Maksimal
Ma Ning sempat memberikan kartu kuning kepada pemain Irak, Merchas Doski atas pelanggaran berat. Namun, banyak pihak menilai pelanggaran tersebut sudah layak diganjar kartu merah.
Selain itu, insiden sikut Doski terhadap Kevin Diks di kotak penalti yang seharusnya bisa berbuah penalti bagi Indonesia, justru diabaikan, bahkan wasit malah memberikan tendangan bebas untuk Irak.
2. Keengganan Menggunakan VAR
Kinerja Ma Ning semakin dipertanyakan karena dia terkesan enggan memanfaatkan teknologi VAR dalam momen-momen krusial, termasuk insiden pelanggaran terhadap Calvin Verdonk.
Hal ini menghilangkan peluang Indonesia untuk mendapatkan gol penyama kedudukan melalui tinjauan ulang.
3. Hujan Kartu Merah Pasca Laga
Puncak kontroversi terjadi seusai peluit panjang. Ma Ning secara mengejutkan mengeluarkan tiga kartu merah beruntun untuk kubu Indonesia, termasuk kepada Shayne Pattynama dan manajer Timnas, Sumardji, yang sempat mendorong sang wasit sebagai bentuk protes keras serta Thom Haye. Keputusan post-match ini memicu amarah besar di bench Indonesia.
Kontroversi Ma Ning ini bukanlah yang pertama. Ma Ning juga sempat menjadi sorotan global usai memimpin final Piala Asia 2023, di mana dia memberikan tiga hadiah penalti kontroversial untuk Qatar yang akhirnya memenangkan pertandingan.
Pengalaman itu, ditambah dengan penampilan buruknya di laga Indonesia vs Irak, membuatnya menjadi salah satu wasit paling dibicarakan (dan dikecam) di Asia saat ini.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa